Vespa Corsa 125…si Otomatis yang mati Duluan

Posted on 25 August 2010

44


Bagi banyak orang, sekarang ini yang bisa disebut pelopor motor matik adalah Yamaha Mio yang pertama kali dirilis pada tahun 2004 silam. Tapi anggapan itu sebenarnya salah sama sekali, karena pada tahun 1991 selama Mio masih menjadi angan-angan oleh insinyur-insinyur Yamaha, Vespa sudah duluan melenggang dengan produk matik pertamanya di Indonesia dengan nama Corsa 125, atau didunia lebih dikenal dengan nama Vespa PK 125 yang telah lahir pada tahun 1984 dinegera Italia sana.
Masih ada yang mau membantah kalau Yamaha Mio adalah pelopor motor matik di Indonesia ???


Diproduksi oleh PT. Dan Motor Vespa Indonesia (PT.DMVI) sebagai salah satu ATPM lokal produk Piagio waktu itu, pada kisaran tahun 1991 sampai dengan 2006, yang telah mendapat apresiasi cukup lumayan bagi para penggemar produk Vespa. Dan sampai sekarangpun keberadaan motor ini masih menjadi incaran bagi para penghobi, kolektor ataupun pecinta produk-produk keluaran dari Piaggio. Salah satunya ya saya sendiri he..he..he.. :-D.

Sayang seribu sayang, itulah kata yang tepat untuk disematkan oleh produk ini. Ditengah kerasnya persaingan deferensiasi produk baru oleh ATPM-ATPM lokal kompetitor, seolah PT. DMVI terlalu terlena oleh keloyalan fanatisme para konsumennya, yang berakibat anjloknya penjualan-penjualan varian pioner motor skuter pertama diIndonesia ini, termasuk Vespa Corsa ini juga. Apa sebab ???…Dengan kurangnya melakukan promosi seperti halnya pihak kompetitor, banderol harga diatas produk motor lokal yang lain, jaringan 3S yang kurang membumi, teknologi mesin yang masih menganut sistem 2 langkah diera motor 4 langkah, membuat Vespa Corsa 125 ini ditidurkan dengan damai pihak produsennya setalah tergopoh-gopoh menentang arus mindset konsumen Indonesia selama 15 tahunan akan kehadiran motor irit dengan harga bersahabat yang banyak didengungkan oleh ATPM-ATPM lokal motor Jepang.


Andai saja pada waktu itu PT. DMVI gencar melakukan berbagai kegiatan promo dan edukasi kepada banyak konsumen akan produk matik pertamanya tersebut, layaknya Yamaha dengan Mionya. Tidak menutup kemungkinan varian Vespa yang berjenis Small Frame ini bisa sukses melenggang sampai sekarang ini. Andai saja….

Dengan manyandang mesin 2 langkah berpendingin udara berkapasitas 121.2cc, silinder bore 55mm, piston stroke 51mm, berhorse power 6.87 pada 5.600rpm, karburator Dell Orto 19E, bertrasmisi otomatis, double stater, otomatis mixer oli samping, berpenghenti laju tipe drum depan belakang, menggunakan ban berdiameter 10″-300 depan belakang juga…membuat skuter ini mampu digeber pada kecepatan maksimum 90kph…lumayankan untuk berkomuter ditengah kemacetan kota besar :-D.


Satu hal lagi…kelebihan motor matik ini dibandingkan dengan matik keluaran sekarang adalah adanya gear posisi netral, gear ini berfungsi mencegah resiko pengendara terpental ketika motor distater dengan menarik throtle gas terlalu kedalam. Jadi jika ingin menjalankan motor ini, setelah distater dan mesin dalam kondisi menyala langsam, tidak serta merta bisa langsung digeber seperti halnya matik-matik jaman sekarang. Untuk menjalankannya ubah terlebih dulu posisi perseneling pada handle setang sebelah kiri kemode jalan dengan cara menggeser tuas handgripnya. Baru setelah itu gas ditarik secara perlahan hingga motor bisa berjalan stabil :-D.

Demikian dari saya,

Salam.

Sumber gambar diambil dari sini.