Serabi Notosuman, legendanya kue asli khas kota Solo.

Posted on 14 September 2010

32


Bagi para om-om yang berasal dari kawasan Solo Raya, atau para om-om yang sudah pernah mampir kekota Solo, pastilah sudah tidak asing dengan salah satu kue khas asli kota Solo yaitu Serabi Notosuman. Kue yang dibuat dari bahan dasar tepung beras, santan, gula, garam dan beberapa bahan adonan yang lain kemudian diblend jadi satu untuk dimasak kedalam cetakan berbentuk seperti wajan kecil dengan dibantu oleh panas dari bara api arang kayu tersebut, mempunyai cita rasa akhir yang sangat khas yakni perpaduan rasa manis, gurih dan bertekstur lembut dilidah saat digigit untuk dikunyah.
Hmmm…..nyumiii :-D

Kenapa kue serabi ini dinamakan atau terkenal dengan nama Serabi Notosuman? Mungkin karena letak awal usaha pembuatan kue serabi untuk pertama kali hingga sekarang ini berada didaerah Notosuman Solo. Menurut cerita yang beredar dimasyarakat, awal pertama kali usaha pembuatan kue serabi dimulai dari jaman penjajahan belanda yakni tahun 1923 oleh seorang wanita warga negara Indonesia keturunan Tiong-Hoa asal Solo bernama ibu Handayani.
Mulai dari situlah awal usaha ini berhasil dikembangkan secara turun temurun oleh keluarga ibu Handayani tersebut hingga sekarang ini. Bahkan sampai saat ini gerai atau toko kue serabi Notosuman telah berhasil membuka cabang dienam kota yaitu Surabaya, Tasikmalaya, Klaten, Magelang, dan Salatiga. Bisa dipastikan jika ada toko penjual kue serabi Notosuman diluar daerah yang saya sebutkan diatas adalah penjual ‘aspal alias asli tapi palsu. :-D

Last…bagi para om-om yang berasal dari luar kota, saya pastikan tidak akan terasa berkesan jika berkunjung kekota Solo tapi belum merasakan nikmatnya sajian jajanan khas kota bengawan ini. Serabi Notosuman the one and only wueeenaknya… :-D

Demikian dari saya,

Salam.

Posted in: Journal