Satu lagi, eksotisme yang hampir terlupakan…Yamaha TZR 250

Posted on 25 January 2011

35


Yamaha TZR 250, pertama kali dikreasikan oleh Kunihiko Miwa sang designer Yamaha YZR R1 dan R6 dari Jepang. Mengadopsi teknologi MotoGP yang ditranslasikan keproduk massal, motor ini begitu hebat dimasanya. Terlahir ditahun 1986 dan almarhum ditahun 1996, TZR 250 telah memberikan warna tersendiri bagi para mania penggemar kecepatan dinegeri Jepang. Ada yang sedikit aneh bagi saya, walaupun motor ini diciptakan serta dikreasikan dinegeri Sakura, bukan berarti booming juga dipasar dalam negeri. Inggris dan Australia malah mendapat kesempatan ekspand lebih baik dalam urusan pemasaran motor ini. Bagi para enthusias bikers negeri Victoria sendiri, Yamaha TZR 250 lebih mendapat banyak apresiasi dikancah adu kebut bergengsi, semacam Isle Of Man TT sebelum dominasinya dirusak oleh Suzuki RGV 250 Gamma.

Yamaha TZR 250-2MA tahun 1986.

Yamaha TZR 250-2MA tahun 1987.

Motor yang merupakan pengembangan dari Yamaha TZ250 ini telah bertransformasi sebanyak 3 kali selama masa edarnya.

Pertama kali dipublikasikan dimarket domestik Jepang pada tahun 1986. Dengan menggunakan kode 2MA, motor yang dibekali mesin 2 langkah ini memberikan varian option kepada pecinta fastest bike dalam negeri sana. Guna memuaskan hasrat ngebut para penikmatnya, TZR 250 (2MA) telah dibenamkan beberapa part kompetisi untuk membuatnya bertaji. Berkubikasi 249cc paralel twin silinder, mengadalkan pendingin mesin cair alias radiator, memiliki maksimum power 50 daya kuda pada putaran mesin 10.000rpm, serta torsi 35.5nm pada 9.750rpm, seolah menyiratkan, ini adalah motor berperforma gahar yang sanggup dipacu tembus kisaran 200kph pada batas 6 perpindahan gigi yang dianutnya. Untuk memberikan rasa aman pada pengendara, perangkat safety berupa double disk brake depan belakang adalah hukum pasti yang harus ada ditiap lingkar roda yang berukuran 17″/100-80 depan, serta belakang 17″/120-80. Kenyamanan dijalanpun tidak lupa disematkan pada motor ini, redaman atas guncangan jalan makadam bisa diredam oleh double shockbreker teleskopik untuk bagian depan, dan monoshock pada bagian buritan.

Varian TZR 250 berkode 2MA diproduksi pada rentang waktu 3 tahun yakni 1986 sampai dengan 1988.

Yamaha TZR 250SP-3MA tahun 1989.

Yamaha TZR 250SP-3MA tahun 1990.

Memasuki tahun 1989, pihak pabrikan Yamaha Jepang memberi sentuhan khusus pada produk manisnya ini. Generasi kedua lahir dengan menetapkan kode mesin 3MA. Untuk mengejar nilai performa serta estetika dalam ranah motor sport kelas light.TZR 250 (3MA) mengalami beberapa revisi ubahan guna membuatnya lebih bertenaga dibanding sang kakak. Walaupun masih menganut basis konfigurasi mesin paralel twin silinder berkubikasi 249cc 2 stroke, pada beberapa part vital pendongkrak tenaga telah dijejalkan dimotor ini. Seperti transplantasi double karburator Mikuni ukuran XXL dari yang semula 28mm menjadi 32mm, perapatan rasio kompresi dari sang kakak yang semula 5.9:1 kini menjadi 7.2:1. Sedang urusan bodywork’pun juga telah diperbaiki, faktor aerodinamis serta kestabilan saat dipacu kencang, menjadi fokus utama para insinyur pabrikan. Konsep design stream body’pun diejawantahkan kebentuk ri’il, dari semula yang menganut model kaku bergaris serba melengkung, kini menjadi bersudut tajam. Hal yang kentara terlihat dari ubahan jirah TZR 250 (3MA) adalah posisi kenalpot menganut model undertail, serta peletakan posisi seat seater menjadi berundak layaknya motor sport versi jalan raya waktu itu.

Untuk TZR 250 berkode 3MA, produksi massalnya hanya berlangsung selama 2 tahun saja, yakni 1989 sampai dengan 1990.

Yamaha TZR 250-3XV tahun 1991.

Yamaha TZR250RS-3XV tahun 1993.

Diawal tahun 1991, seperti tidak kehabisan akal dalam bercipta kreasi, para insinyur Yamaha lagi-lagi melakukan perbaikan besar-besaran pada motor kebanggaan ini. Generasi ketiga atau yang bisa dibilang sebagai generasi pamungkas dari varian TZR 250 terlahir dengan kode kebanggaan 3XV, motor ini akan menjadi legenda Yamaha paling eksotis dikelas 250cc 2 stroke. Lagi-lagi mengejar tajuk konsep faster bike dimasanya, YZR 250 kembali diperbaiki semua rancang bangun design bodywork serta konvigurasi mesinnya. Untuk urusan baju, memang Yamaha jago membikin kreasi inovatif. Mengambil model slipstream untuk mengejar aerodinamis pada saat tunggangan dipacu kencang, tampilan melekuk bersudut garis tajam menjadi ucuan utama.
Sedangkan upgrade kakipun tidak lupa disematkan. Penggunaan shocbreker Teleskopik, saat ini sudah bukan lagi jamannya. Model upside downlah yang dipilih untuk meredam goncangan jalan ditiap lintasan yang dilalui.
Lantas memasuki urusan dapur pacu, dimana kedua kakaknya tetap setia menganut model paralel twin silinder, kini varian 3XV bermetamorfasa menganut V-twin silinder dengan konvigurasi posisi 90 derajad tiap silinder. Tidak itu saja, ubahan mesin yang dipoles untuk memperkuat image motor kencang ada pada: pembengkakan volume silinder menjadi 249.7cc, perbaikan kompresi rasio menjadi 7.5:1, instalasi ECU yang merupakan otak mapping pengapian mesin menggunakan mikrokontroler yang diatur oleh komputer, serta tidak ketinggalan pencangkokan double karburator Mikuni ukuran XXL 32mm model flatside. Akan tetapi, sama halnya dengan Honda NSR 250 SP MC28, dengan dibekali teknologi selangit dan terkomputerisasi, nyatanya diurusan power dan speed malah lebih inferior dibanding sang kakak MC21. Hal ini juga berlaku bagi TZR 250 3XV, walaupun mengadopsi teknologi terbaru, tidak serta merta membuatnya superior dibanding kakak-kakaknya. Tercatat maksimum power didown grade menjadi 45 daya kuda pada putaran mesin 9.500rpm yang hanya mampu membawa motor ini berlari dikisaran 180kph. Mungkinkah ini dari efek dari akan diberlakukannya policy batas kecepatan sepeda motor produksi massal di Jepang yang mulai diterapkan pada pertengahan 90′an? Entahlah…

Yamaha TZR250SP R-3XV tahun 1995.

Dan pada akhirnya, ditahun 1996, produksi motor sport Yamaha TZR 250 3XV didiscontinue dari peredaran global. Yang pada akhirnya membuat value point eksotismenya merangkak naik, berada sejajar dengan produk tetangga yakni Honda NSR 250 SP series maupun Suzuki RGV 250 Gamma series, dikalangan kelas light sport bike dari Jepang.

Demikian dari saya,

Salam.

*********************************

Lagi-lagi saya harus mengakui, bahwa Yamaha TZR 250 merupakan motor paling eksotis dimuka bumi, layaknya mbak yang satu ini…..idihhhh imut amat sich :-D.