Modenas Dinamik 120, ini nih bebek perkasa dari negeri Jiran.

Posted on 28 March 2011

44


Kalau beberapa hari kemarin saya sering mereview motor bebek perkasa dari negeri tetangga Thailand, tidak ada salahnya guna mengusir rasa jenuh, hari ini saya mereview lagi-lagi bebek perkasa dari salah satu negeri tetangga kita yakni Malaysia. Yeah! walaupun dari sisi hubungan politik negeri kita dengan negeri Jiran sebelah agak kurang harmonis, tapi untuk sejenak mari kita lupakan hal itu.

Modenas, mungkin bagi anda penggemar kuda besi, mendengar nama pabrikan tersebut tentu sudah tidak asing lagi bukan? Tercatat pabrikan yang dulu mempunyai hubungan sejarah erat dengan Kawasaki, kini telah bertransformasi menjadi salah satu pabrikan motor nasional terbesar di Malaysia. Banyak varian produk dari scooter matik, bebek matik, motor bebek, hingga motor batangan tipe cruiser yang diproduksi oleh pabrikan tersebut. Nah! ngomongin varian produk bebek dikelas 125cc dengan teknologi 2 stroke, Modenas pernah menelorkan 1 karya yang saya anggap fenomenal.

Modenas Dinamik 120. Yeah!…motor ini jangan dianggap enteng layaknya bebek kwek-kwek biasa kebanyakan, dengan mengambil blue print dari keganasan Kawasaki Leo yang terlebih dulu berjaya dimarket negeri Gajah Putih, terciptalah Dinamik 120 untuk kepuasan market dalam negeri sana. Dan kalau tidak salah, menurut gosip yang beredar, keberadaan motor ini sebenarnya ditujukan untuk membungkam kedigjayaan Yamaha 125Z dikancah road race lokal. Tapi entah mengapa pasar terasa lesu menanggapi keeksotisan bebek ini. Jika membicarakan teknologi, saya rasa juga tidak terlalu ‘memble’ alias mampu bertaji bila disandingkan dengan bebek 2 stroke powerfull dari pabrikan yang telah mapan layaknya Honda, Yamaha, Suzuki, ataupun Kawasaki.

Kalau begitu…yuk! kita tengok detail spek yang ada pada bebek yang terlahir ditahun 90′an akhir ini. Mengusung teknologi 2 tak, berkubikasi 118cc, bore x stroke 54 x 51.8mm, serta berpendingin udara. Lantas mempunyai horse power yang lumayan menyalak yakni 12.5kW pada 9.000rpm, dan dengan kompresi yang disandang lumayan padat untuk ukuran motor tahun segitu yakni 7.3:1, terlihat memang perkasa dikelasnya. Apalagi dengan dibantu sistem pengkabutan manual berukuran gambot yakni Mikuni VM22, plus diperjelas dengan pengaplikasian 6 percepatan berkopling manual, seolah menegaskan bahwa motor ini mempunyai daya tarik tersendiri bagi para speedholic. Tapi lagi-lagi daya pikat pasar yang sebenarnya telah berkata lain…..


Memang secara design jika diamati secara seksama tidak terlalu neko-neko, bahkan secara sekilas bisa dikatakan hampir menyerupai dengan model kakunya Yamaha 125Z. Tapi walaupun masih menganut gen dari bebek kwek-kwek, tapi tidak untuk urusan peredam kejut sektor buritan. Lihat dengan teliti, swing arm yang dipakai tidak lebih jauh modelnya dari kepunyaan Kawasaki Ninja 150RR versi Indonesia bukan?. Dan untuk urusan pelepas gas buang, guna mengakomodir sertifikasi lolos UERO 2, pemasangan catalyct converter sebagai penekan gas berbahaya berupa karbondioksida (CO2) telah ditanamkan pada motor ini.

Tapi seperti yang saya tulis diparagraph atas tadi. Pesona bebek powerfull dari negeri Jiran tersebut harus ‘keok’ oleh market produk kompetitor terutama oleh produsen pabrikan Jepang. Dalam kurun waktu empat tahun sejak pertama kali diproduksi, Modenas Dinamik 120 harus didiscontinue pembuatannya.

Demikian dari saya,

Salam.

**********************************************************************

Aihhhh….lagi-lagi bebek sexy, ahhhh….tapi si mbak yang cantik ini juga sexy khan? :-D.