Masih ingat dengan keeksotisan Yamaha TZR 250 bukan? Maka kali ini saya akan coba bahas mengenai versi ‘tiny’ dari sang legenda tersebut yakni TZR 125. Terlahir dari genetika ‘darah biru’ sang predessor Yamaha RD 125 LC, TZR 125 memberikan nuansa baru pada kuda besi tipe sport modern dimasanya. Dan merupakan varian ‘bonsai‘ dari big brother yakni TZR 250 yang lahir 1 tahun sebelumnya yakni 1986, motor ini benar-benar menjadi incaran bagi kawula muda waktu itu, tentunya sebelum varian Honda NSR 125 keluar 2 tahun setelahnya.
Bagaimana tidak para speed freaker kelas pemula jatuh hati dengan produk unggulan pabrikan berlogo Garputala ini, dengan mengusung konsep naked sport diawal kemunculannya, motor ini telah membawa penyegaran terhadap produk sejenis. Coba bayangkan sejak akhir era 70′an hingga awal-awal 80′an, model motor batangan 125cc street bike dari Yamaha yang waktu itu hanya digawangi oleh RD 125 hingga RD 125 LC, mengusung tampilan yang gitu-gitu saja.
Tapi setelah TZR 125 generasi pertama ( berkode 2R*, 2T*,3P*,3T*) lahir, kesan modern telah menggeser tampang old skool keluarga RD. Dengan dibekali rangka tipe twin spar alloy yang terkenal ringan serta rigid untuk diajak melibas tikungan telah terpasang sempurna dimotor ini. Belum lagi perbaikan mesin 125cc liquid cooler single cylinder dari generasi RD yang telah diperbaiki kinerjanya disana-sini mampu memberikan sensasi tersendiri untuk diajak meliuk dijalanan. Semburan tenaga 26hp @ 10.200 rpm disertai sengatan torsi 1.8 kg-m @ 10.000 rpm, benar-benar terasa pas untuk penyuka kecepatan dalam berkendara.
Yamaha TZR 125 R generasi ke dua (1987/88 s/d 1992).
Satu tahun sejak kesuksesannya mengaspal, tahun 1988 motor ini hadir dengan tampilan yang lebih fresh yakni dengan penambahan fairing disektor body. Tidak banyak yang berubah dari TZR 125 baik dari sisi engine, frame, maupun kaki yang masih mengandalkan shock teleskopik sebagai peredam kejutnya.
Yamaha TZR 125 N generasi pertama (1987 s/d 1988).
Model generasi ke dua tersebut bertahan hingga memasuki tahun 1992, hingga diakhir tahun inilah, lagi-lagi TZR 125 mengalami ubahan frontal dari sisi penampilan. Gaya racy dari sang kakak TZR 250 diturunkan abis kemotor ini, berkat sentuhan rumah design Belgarda asal Italy maka terciptalah sebuah pemandangan nan eksotis bak motor-motor sport dari negeri mafia yang dianutnya. Tidak sedikit racing kit yang menempel ditubuh TZR 125 seri 4DL ini atau banyak konsumen Eropa menyebutnya sebagai TZR Belgarda series, mulai dari seperangkat penghenti laju Brembo, peredam kejut upside down merk Marzocchi, hingga crackcase buatan Moto Minarelli telah menempel ditubuhnya.
Yamaha TZR 125 Belgarda series generasi terakhir (1993).
Hingga akhirnya masa popularitas dari tiny TZR ini harus berakhir, karena ditahun setelahnya (1993) pabrikan Yamaha Jepang lebih memilih fokus untuk melakukan pengembangan produk eksotis lainnya yang dianggap lebih mempuni dikemudian hari.
Demikian dari saya,
Salam.
*******************************************************************
Hmmmm…TZR 125 R, walaupun berkubikasi imut tapi bisa memberikan sensasi tersendiri, sama halnya dengan si mbak cantik ini, walaupun bertubuh imut tapi jangan sepelekan goyangannya….:-D









gold d roger
22 June 2011
pertamax di trit request sendiri
dnugros
23 June 2011
selamat anda layak dapat yang pertamax
gold d roger
22 June 2011
podium
tzr50 doang yang masih eksis om
dnugros
23 June 2011
kapan2 kita ulas lagi yuk yang versi 50cc
Sentot
22 June 2011
Jangan sepelekan goyangannya… ouw… yeahh…
dnugros
23 June 2011
sentot om…ouchhh
ipanase
22 June 2011
26 HP looo
dnugros
23 June 2011
jangan heran kalo motor2 jaman dulu punya power lebih gila dari yang sekarang, lha wong bebek aja ada yang punya power sampe 20 hp
enth
22 June 2011
gambar paling bawah kayaknya masih dibawah umur mas, awas kena undang2 perlindungan anak lho
dnugros
23 June 2011
yang penting bukan pedhopil
extraordinaryperson
22 June 2011
mantapppppp punya tzm pun udah bersyukur saya xoxoxo
http://extraordinaryperson.wordpress.com/
dnugros
23 June 2011
cari aj brow, TZM dibawah 1997 paling dibawah 10 jutaan koq
Hourex150L
22 June 2011
waaduuh 125 cc double disk break Mas,, Mantab pasti cengcramanya..
*pelajaran sejarah 2T semester Genap ki..
dnugros
23 June 2011
belajaran bebas mas, lha wong ada penampakan mahkluk halus barang koq
B M W ©2011
23 June 2011
saiki power do cilik2 kabeh
dnugros
23 June 2011
lha wong jalanan penuh sesak gitu koq, misalpun pabrikan mo keluarin motor dengan power besarpun percuma hanya bisanya mentok lari 100 kph
B M W ©2011
23 June 2011
.
pakdeguh
23 June 2011
125=26 hp mantaf tenan…
dnugros
23 June 2011
kalo motor era 80′an sampe awal 90′an itu sudah dianggap biasa brow
triclaksono
23 June 2011
alesan suka 2 strokes ► power berlimpah
dnugros
24 June 2011
plus asupan bahan bakar juga joss
triclaksono
24 June 2011
udah konsekwensi 2 strokes itu mah..wekekek..yg penting gas pwuoll, rem sedikit..gubrakk
micoas3
23 June 2011
kok kayaknya ambles ya…
jangan2 si pio ngikuti jejaknya tzr keluaran 1987 an heheh
dnugros
24 June 2011
mungkin emang modelnya gitu kali ya…
Darmawan
23 June 2011
125 ombenane irit ora yo ?
dnugros
24 June 2011
dijamin ngowoss mas
blognyamitra
23 June 2011
Wah ganti theme rupanya hehehe…
dnugros
24 June 2011
biar ga bosenin, soale theme zBench yang kemarin sudah banyak yang make jadi keliatan pasaran gitu
pakdeguh
23 June 2011
nitip bang
http://xceeder.wordpress.com/2011/06/23/bajaj-xcd-125cc/
dnugros
24 June 2011
silahkan
ipanase
23 June 2011
salam motor kencang
dnugros
24 June 2011
salam balik