Yamaha Belle 110 dari masa ke masa (selesai).

Posted on 19 September 2011

19


Artikel kali ini masih sambungan dari artikel nyang ngupas tentang Yamaha Belle beberapa waktu lalu disini, diartikel tersebut udah saya paparkan sedikit cuilan generasi pertama hingga menjelang akhir dari varian Belle nyang kalo dinegeri ini berjudul Yamaha Champ. Tapi sebelum pabrikan Yamaha Siam berinisiatip mengakhiri umur panjang dari generasi bebek berkaki jenjang tersebut, ternyata masih ada satu produk nyang mungkin disetting sebage produk pamungkas dikeluarga Belle, motor tersebut dinamakan Yamaha New Belle SL 110.

Lho koq 110cc? berbeda dengan saudara tuanya nyang dari generasi akhir 80’an sampe pertengahan 90’an masih setia dengan mesin berkubikasi 105cc? ya,…lagi-lagi mungkin ini dianggap sebage produk spesial item, soale habis ini sudah tidak ada lagi keluarga Belle nyang diregenarasi untuk kedepannya (IMHO). Kalo disangkut-pautkan, mesin nyang dipasangkan dimotor tersebut hampir sama dengan Yamaha Force One disini, coba tengok kubikasi pastinya yakni 110.4 cc (bore x stroke = 52 x 52mm) single silinder dengan teknologi mesin 2 tak, berdaya maksimum 10,7ps @ 7.500 rpm, berkompresi 7,2 : 1, 4 percepatan, kopling manual tapi berpersneling banci layaknya bebek konvensional berupa N-1-2-3-4, serta mengandalkan karburator Mikuni VM 20 MM sebage pengolah debit bahan bakar nyang masuk keruang bakar, bener-bener mirip bukan?

Lantas meninjau soal design, terlihat motor ini masih tetap mengandalkan tampilan ayam jago seperti pendahulunya bahkan kalo situ jeli mungkin bisa menyamakan New Belle SL mirip dengan Yamaha Sigma lokal tapi dioperasi dengan tampilan kaki jenjang nyang lebih aduhai. Dan juga New Belle SL ini tercatat telah mengalami kemajuan dalam hal penjualan lho, maksudnya, produk ini bukan hanya dijual dikawasan Asia Tenggara saja (baca: dalam negeri Thailand sendiri, Vietnam, Myanmar, dan Philipina) melainkan juga sempat menembus ke pasar Amerika Latin, macam Argentina ato Colombia gitu.

Tapi sayang memasuki awal millenium baru ato lebih tepatnya diawal-awal tahun 2000’an motor ini haru tutup buku penjualan, alasan klasik seperti sisi negatip motor 2 tak kebanyakan telah dijadikan alasan biang keladi buat mengakhiri reproduksi produk-produk seperti diatas. Maka berbahagialah situ jikalo punya motor 2 tak built-up dengan kondisi kinyis-kinyis marilah untuk tetap dilestarikan dan dijaga dari kepunahan.

Demikian dari saya,

Salam.

(Selesai).

******************************************************************

Dan sepertinya motor ini patut diseleraskan dengan si mbak nyang cantik ini sebagai ‘sesuatu’ nan eksotis :-D.