Yamaha Mate-Alfa 105cc, si penerus Alfa II R yang terlupakan.

Posted on 12 October 2011

26


Kalau Yamaha Indonesia punya Zigma untuk penerus produk generasi Alfa II R, maka beda lagi dengan pabrikan Yamaha Thailand, disana produsen yang bangga dengan logo garputala tersebut menelorkan Mate-Alfa sebagai regenarator Alfa atau dimarket domestiknya lebih dikenal dengan nama Yamaha Mate.

Yak, kali ini dengan tidak lelahnya saya akan mengulas dan banyak mengulas tentang motor 2 tak yang dikenal dengan kebulnya tersebut. Sebagai pembahasan, sesuai dengan pembuka diatas saya akan ngomongin produk motor bebek 2 langkah asal pabrikan Thailand. Pasti banyak yang heran ya kenapa saya sering ngulas motor dari negeri tetangga itu? ya karena sebelum era motor 4 langkah meraja, pabrikan-pabrikan The Big Four Jepang banyak melakukan inovasi dalam mengolah bentuk motor berteknologi 2 langkah dinegeri tersebut, mau tipe bebek 100cc sampai sport nanggung 150cc semua ada. Lha kalo dinegeri kita? palingan produknya juga masih berkiblat pada pabrikan di Thailand, ndak perlu saya sebutin tho contohnya?

Okeiiii, kembali lagi kesoal pembahasan hari ini mengenai Yamaha Mate-Alfa. Masih mengadop teknologi sang kakak yakni Yamaha Mate 105cc atau Alfa II R, motor ini terlahir lebih menarik setidaknya kalau dilihat dari tampang, apalagi kalau dibandingkan dengan Sigmanya YMKI (Yamaha Motor Kencana Indonesia)…walah jauh, bos!. Kata ‘menarik’ yang saya lontarkan barusan bukan tanpa alasan, walaupun masih mengandalkan ‘basic’ dari teknologi sang kakak, motor ini ternyata sudah dibekali pendingin mesin cair lho alias sudah mengaplikasikan radiator, berarti telah ada perbaikan teknologi dari pendahulunya kan?. Sudah gitu pelapas gas buang atau lebih keren disebut knalpot, coba amati designnya, benar-benar menyuguhkan cita rasa sporty kan? walaupun tenaga yang dimuntahkan tidak terlalu gahar tapi dari sisi penampilan itu bisa memberi ‘value’ lebih untuk urusan dagang. Dan tercatat, knalpotnya tersebut juga telah dilengkapi catalytic converter lho untuk meminimalisir karbon jahat dari ruang bakar mesin 2 langkah.

Tapi sayang, seperti cerita lama yang sudah-sudah. Produk motor 2 tak harus tutup usia, diujung tahun 90’an Yamaha Mate-Alfa pun juga mengalami hal serupa dan bahkan dinegaranya sendiri motor ini benar-benar telah terlupakan, jikalau masih mengaspal keberadaannya memang terlihat ala kadarnya seperti motor-motor bebek 2 langkah yang sering sodara-sodara temui dijalanan kampung negeri ini.

Untuk detail spesifikasi Yamaha Mate-Alfa silahkan simak tabel dibawah…

MODEL MATE ALFA
ENGINE TYPE 2 STROKE POWER SCOOP CRANKCASE REED VALVE
WATER-COOLED
102.1 CC.
BORE AND STROKE 50 X 52 MM.
COMPRESSION RATIO 7.0:1
CARBURATOR MIKUNI VM16 S.C.
TRANSMISSION 4 SPEED
IGNITION CDI. OUTSIDE PULSER COIL
CLUTCH SYSTEM AUTO RELEASE CLUTCH
START SYSTEM ELECTRICSTART AND KICK START
FUEL CAPACITY 4.8 L.
AUTOLUBE CAPACITY 1.0 L.
DIMENSIONS 635 X 1,860 X 1,015 MM.
WHEELBASE 1,190 MM.
FLOOR HEIGHT 135 MM.
SEAT HEIGHT 740 MM.
DRY WEIGHT 82 KG.
FRONT SUSPENSION  SEMI-TELECOSPIC
REAR SUSPENSION DUAL REAR CHOCK
 FRONT BRAKE DISC BRAKE
REAR BRAKE DRUM BRAKE
FRONT TIRE 2.25-17-4PR
REAR TIRE 2.50-17-4PR

Demikian dari saya,

Salam.

*******************************************************
Perlu diketahui bagi ‘kaum batangan’, bagi yang punya ‘bocengers’ cakep macam mbak dibawah ini. Jangan sekali-kali ngajak naik motor bebek kalo ndak mau si boncengers jadi cemberut!