Kalau mau balapan mestinya disirkuit…bung!

Posted on 29 July 2010

25


Fiuhhhh…setelah kemarin setengah hari selesai cari kos-kosan dikota Mataram, tadi siang giliran final check segala macam keperluan proses kerja dikantor cabang diLombok Timur dari sisi IT…rasa capek yang luar biasa tapi terbayar sudah dengan lancarnya proses kerjaan…Puassss 😀
Ok…lanjuttttt…

Sebenernya saya iseng aja menulis artikel ini tapi berhubung mungkin pengalaman yang saya alami kemarin dapat berguna bagi om-om sekalian beserta para pembaca nan terhormat lainnya…maka tidak ada salahnya untuk disharing.

Begini ceritanya…

Kemarin sehabis pulang dari kantor didaerah Lombok Timur tepatnya di Prau Banyar ada sedikit kejadian yang sangat membuat jantung saya berdegup kencang sekali,  sekitar pukul 18.00 WITA saya menyusuri jalanan daerah Lombok Timur menuju kekota Mataram yang menempuh jarak kira-kira 30 Km dengan motor matik Kymco 125…berhubung hari sudah sore menjelang malam motor tidak saya geber kencang karena takut ada apa-apa dijalan.
Karena pengalaman saya yang sudah bolak-balik kesini selama 5 tahun terakhir, kalau malam menjelang akan banyak anjing liar lari melintas jalan dan kadang juga bajang (panggilan untuk anak muda disini) yang suka memacu atau beradu motor bersama temannya dengan kondisi super gila (super gila maksudnya ngebut tanpa nyalain lampu, ngga pakai helm plus cuman pakai kaos oblong ditambah sendal jepit super dekil :-D) nylonong tanpa lihat bahkan memperhatikan kondisi pengguna jalan yang lain…pokoknya yang penting nyali mennn….!!!!!!!


Tidak lama kemudian di Km. 10 dijalan raya mantang dari arah depan kira-kira 2 meteran dari posisi saya berkendara terdengar suara keras sekali sebuah sepeda motor Mio dan Satria FU yang dinaiki dua bajang dalam rangka adu kebut untuk memperebutkan Tropi Gemblung Cup saling bertabrakan lalu terpelanting sambil jumpalitan karena pada saat ngebut tersebut tiba-tiba saja dari arah seberang ada seekor anjing dengan enaknya berlari melintas jalan, mungkin karena sang bocah yang mengendarai Mio tidak bisa melakukan antisisapi pengereman pada motor matiknya dan sibocah yang mengendarai Satria FU berusaha mengejar lawannya yang dalam kondisi on speed maka terjadilah kecelakaan beruntun nan indah dengan sukses.

Mari sebentar kita beri aplaus yang meriah bersama kepada dua bocah bajang tersebut yang akhirnya tidak jadi mendapat podium sama sekali dikarenakan menjelang garis finish terjadi crash😀


Last….disini saya cuman menghimbau saja kepada pemuda-pemuda setempat atau kepada semua saja yang merasa melakukan…jika memang mau adu kebut sebaiknya pergi kesirkuit saja…dan plissss deh jangan pernah melakukan kegiatan berbahaya tersebut dijalan raya karena hal itu hanya akan membahayakan pengguna jalan yang lain plus menyusahkan diri anda sendiri jika terjadi accident dijalan.
Dan untuk para yang mulia sri baginda pihak pemkot beserta jajarannya nan terhormat jika melihat kondisi dijalanan didaerah masing-masing banyak bibit-bibit pembalap lokal yang masih perlu banyak dipoles sebaiknya sediakanlah tempat untuk menyalurkan hobi+passion mereka…ingat jangan sekali-kali untuk berusaha membubarkan bibit pembalap ini dengan tanpa ada solusi yang baik antar kedua belah pihak karena jika tetap dilakukan sama saja hanya memindahkan baju kotor dari tempat cucian A ke tempat cucian B tanpa mencucinya sama sekali dan hasilnya adalah masih saja baju itu kotor…dan terlihat tidak baik jika anda pakai…betul ngga?

Demikian dari saya,

Salam.

Ehmm…mo numpang eksis nih sekretaris pribada saya😀

namanya mba Sri Sukatmi😀

Posted in: Petuah & Opini