Kalau mau jadi lelaki ya harus nakal dulu!

Posted on 6 August 2010

39


Maksud dari judulnya itu apa om???? pengin ngajari orang baik-baik jadi bandel ya??? Ngga sudi aku kalo kaya gitu….eeiiittttt…tunggu dulu jangan berprasangka buruk dulu, gini lho maksudnya. Seorang pria dilahirkan kedunia ini oleh sang ibu tercinta pastilah dilengkapi dengan bibit nakal tapi dalam kadar yang berbeda-beda tentunya….masa sih???? udah jangan banyak tanya dulu…aya baca lagi sampai selesai.
Wokeiiii om….
Bagi om-om yang sekarang sudah berkeluarga pasti pernah mengalami masa muda khan??? atau mungkin sekarang ini sampean juga masih berusia muda???? kalau iya saya yakin para om-om sekalian pernah melakukan tindakan atau perbuatan nakal…ngga mungkin kalau ngga…ok kalau gitu saya mau tanya…

  • Pernahkah sampean berbohong dengan orang tua kandung sendiri? semisal pas masih dalam masa sekolah, sampean diberi uang 25.000,- untuk beli buku pelajaran tapi sampean bilang keorang tua uang itu masih kurang karena harganya sudah naik jadi 50.000,- padahal harga sebenarnya adalah 20.000,- dan sisanya sampean hambur-hamburkan dengan teman ato pacar.
  • Pernahkan anda marah besar pada kedua orang tua kandung sendiri karena mereka menolak permintaanmu untuk membelikan motor baru dengan alasan motor lama masih enak dipakai?
  • Pernahkah anda berentem dengan teman ato bahkan itu sodara kandung sekalipun? semisal gara-gara berebut cewek idaman ato becanda yang terlalu berlebihan malah mengakibatkan perselisihan dengan diakhiri pertarungan.
  • Pernahkah anda menduakan pacar anda? Sampean bilang pada pacar sampean bahwa cintaku hanya untukmu seorang sayangku, tapi nyatanya itulah kata-kata andalan yang sering sampean ucapkan pada semua cewe selingkuhanmu.
  • Pernahkan anda pertama kali melakukan ciuman dan rabaan pada area pribadi masing-masing pasangan alias pacar pada waktu jam sekolah? Semisal anda minta ijin 5 ato 10 menit untuk kekamar kecil pada jam pelajaran demi melakukan kencan kilat guna berciuman ditoilet atau bahkan mungkin melakukan rabaan-rabaan pada tok*t dan mem*k pacar dikarenakan rasa ingin tahu plus tidak bisa menahan libido yang kala itu meluap-luap.
  • Pernahkan anda melakukan hal-hal yang gila disekolah? Semisal membaca cerita novel stensil Erny Arrow pada saat guru matematika sedang berkotbah tentang rumus phitagoras, mau masuk kekelas tapi mulut sudah bau alkohol, mengintin teman-teman cewemu sewaktu ganti baju olah raga ditoilet, njepret be-ha teman-teman cewemu dari belakang pas mereka lagi khusuk mendengarkan ocehan guru fisika, mengintip warna celana dalam teman-teman cewemu dari belakang dengan cara menaruh kaca bulat bekas rautan pensil disepatu pas mereka sedang berdiri saat upacara, melakukan aksi kleptomania dikantin dengan gank, membolos upacara karena males pake topi dan rela dikejar-kejar guru BP + satpam disekitar area belakang sekolah. Mungkin sampean bisa tambahin sendiri untuk lebih komplitnya….


Saya yakin dulu atau sekarang ini anda pasti pernah minimal melakukan salah satu hal yang sudah saya tanyakan diatas, kalau sampai ngga pernah, apakah sampean sudah merasakan masa muda yang penuh dengan kenangan? kenangan buruk maksudnya…he..he..he..atau mungkin saya perlu tanya lagi perihal gender sampean?????
Bagi kebanyakan cowok-cowok sekarang perbuatan nakal yang telah saya singgung diatas mungkin adalah hal lumrah, karena menurut saya pribadi seorang cowok untuk menjadi lelaki haruslah menjalani suatu masa…masa apaan om??? masa sih lu gila om???…ngawur kamu…masa yang saya maksud adalah masa pendewasaan diri. Jadi untuk menjadi pribadi yang benar-benar dewasa kita harus melalui 3 tahap masa pembelajaran yaitu:

  1. Yang pertama masa belajar mengenal.
  2. Yang kedua masa menikmati hasil belajar.
  3. dan Yang ketiga masa merefleksikan apa yang telah dinikmati dalam mengenal pembelajaran.

Okeiiiii…begini detailnya kalo bingung…..
Jadi jika sampean sedang dalam atau pernah mengalami apa itu yang dinamakan perbuatan nakal berarti sampean tengah menjalani atau telah menjalani masa sebuah proses dari menikmati hasil belajar.
Lha terus kalau kita belum bisa menikmati hasil belajar piye om…???
Ya sudah…segera aja sampean menuju ketahap belajar mengenal mumpung sampean masih muda, masih belum punya tanggung jawab yang besar, masih punya banyak waktu untuk memuaskan passion anda secara maksimal. Coba bayangkan jika anda baru masuk ketahap belajar mengenal sedangkan status anda sudah berkeluarga akan sangat mengerikan hasilnya bukan? anda akan merasa rugi dari sisi umur (masa udah berkeluarga baru mulai berbuat nakal…ihhhh ngga dehhh), sisi pribadi dan tentunya dari sisi keluarga (apa kata istri dan anak anda jika anda sering berbuat nakal??? tegakah anda melakukan hal itu dibelakang keluarga anda??? renungkan…).

Sudah paham belum maksudnya sampai sini????….iya om saya paham.
Lha terus kalau kita ngga bisa berhenti menikmati masa hasil belajar piye om…???
Kontrol dan rasa malu…itu yang harus terus ditusukan kemindset pribadi sampean sejak dini. Seperti kata orang bijak “everything start in the mind”, tidak ada seorangpun yang akan terus menerus merasa nyaman dengan masa ini kecuali kalau anda yang mengalami sedang menderita sakit mental tentunya :-D…dengan bertambahnya umur, bertambahnya beban tanggung jawab hidup dan lingkungan yang terus berubah menuju ke hal yang lebih dewasa pastilah lama kelamaan dengan sendirinya secara perlahan anda akan dengan sendirinya mulai meninggalkan masa ini.
Saya yakin itu karena saya pribadi juga pernah mengalaminya koq…he..he..he..

Terus yang terakhir ni om…apa yang disebut masa merefleksikan hal yang telah dinikmati dalam mengenal pembelajaran???
Ya…itu tadi jika sampean sudah melewati masa-masa yang saya sebutkan diatas dengan baik tentunya sebagai mahkluk yang berakal akan bisa mengambil hikmah dari perbuatan sampean itu sendiri, anda akan bisa bercermin seburuk apakah diri anda sendiri pada masa itu, dan akhirnya akan membuat resume pribadi mengenai mana hal yang berguna dan mana hal yang tidak berguna untuk diimplementasikan sebagai bekal pendewasaan pribadi menuju ke hal yang lebih baik dan berguna bagi diri anda sendiri dan keluarga tercinta.

Last….akhir dari semua cerita gemblung ini adalah perbuatan nakal seorang cowok itu merupakan hal yang lumrah asal masih dalam tahap yang masuk akal karena seorang cowok tidak akan pernah dianggap sebagai lelaki jika dia belum pernah merasakan 3 tahap pembelajaran yang saya jabarkan diatas.
Dan satu lagi…tentunya sihhhh kalau suatu saat anda bertemu dengan teman lama se’genk waktu itu, mungkin perbuatan-perbuatan nakal anda tersebut akan menjadi sebuah memori cerita menarik yang tak akan habis dibahas semalaman bersama-sama….he..he..he..😀

Demikian dari saya,

Salam.

Posted in: Petuah & Opini