Perkosa habis-habisan Kymco Trend SR 125 di Mataram

Posted on 21 August 2010

33


Masih inget artikel dimana saya ketemu dengan Honda PCX 125 kemarin??? nah waktu itu, ceritanya saya lagi terburu-buru pergi ketempat teman untuk membahas hasil meeting hari sebelumnya.


Nah…pas sampai disana, mata saya langsung terpaku pada sosok mantan motor matik impian yang dulu pernah sempat saya taksir.
Matik apaan itukah ???? Kymco Trend SR 125…matik asli import Taiwan yang dulu pernah mengaspal dijalanan Indonesia, yang pada tahun 2007 dimatikan produksinya oleh sang pabrikan karena kalah bersaing dalam hal penjualan dengan ATPM-ATPM kompetitornya disini. Mungkin hal ini dikarenakan harga produk-produk Kymco yang kelewat berat untuk ukuran kantong konsumen Indonesia kebanyakan waktu itu. Tapi menurut saya pribadi sihhh…harga segitu juga setimpal dengan kenyaman dan kelebihan yang didapat dari motor-motor Kymco tersebut.


Mungkin bagi para pengguna matik yang masih awam dengan produk ini, pastilah akan menganggap remeh sebelah mata akan kehandalannya. Tapi bagi rider yang bener-bener mengerti akan arti kemewahan dalam bermatik ria, pastilah akan setuju dengan saya akan kenyaman dan ketangguhan si Trend SR 125.


Bagaimana tidak, matik yang mengusung kapasitas mesin 125cc/ 4 langkah-SOHC berpendingin udara, berkompresi 9.8:1, mempunyai tenaga maksimum 9.6ps pada 7.500rpm, bertorsi 0.98kg-m pada 6.500rpm…mampu saya geber sampai throtle mentok dijalanan Air Langga, Mataram yang siang itu sepi karena liburan kemerdekaan, sampai pada angka 120kph (ngelirik bentar speedo didashbord motor).


Bukan hanya itu…mumpung diperbolehkan test ride, saya perkosa habis-habisan ni motor. Untuk urusan suspensi depan lumayan empuk sewaktu menerjang jalanan berlubang didaerah Negaresakah, Mataram, tapi tidak untuk suspensi belakang, menurut saya pribadi agak terlalu keras…mungkin termakan oleh umur dan lama pemakaian juga. Jok nyaman karena berkontur melebar dan herannya sudah empat tahun pemakaian masih terasa empuk, coba bandingkan dengan produk tetangga???. Matik ini seperti matik kebanyakan di Eropa sana menganut sistem pengisian BBM didepan, jadi pengendara tidak harus turun jika sedang mengisi bahan bakar, tingga buka cover via kunci kontak langsung dehhh BBM masuk kedalam tangki berkapasitas 6lt.

Untuk urusan penerangan jalan sewaktu berkendara malam hari, motor ini sudah menggunakan bohlam berwarna putih kebiru-biruan  pada bagian depan dan belakang, soal urusan pancaran sinar lampu layaknya bohlam xeon terangnya. Soal pengereman sudah menggunakan disk brake double piston pada bagian depan dan tromol pada bagian belakang…cukup pakemlah untuk menghentikan laju matik agak bongsor ini. Melongok kebagian dasbord speedometer, matik ini sudah ada takometernya lho…mana ada matik produk ATPM lokal lainnya yang seperti ini ??? dan kalo ngomong soal urusan speedo, Trend SR 125 pada waktu itu dipasarkan dalam 2 varian yaitu berspeedo analog dan berspeedo full digital, untuk yang berspeedo digital dibanderol harga hampir 24 jutaan pada tahun 2007…GLEKKK!!!!.

Sekarang untuk urusan model knalpot…jangan pernah membandingkan dengan matik keluaran ATPM-ATPM lokal disini…coba nilai sendiri deh designnya…Mangtabbbb bukan???.


Tapi sayang…ada satu hal yang membuat saya agak kurang nyaman dalam bermanuver menggunakan motor ini, hal ini disebabkan Trend SR 125 menggunakan ban tubeless beroda ring 10″ seperti…lagi-lagi kebanyakan matik diEropa sana. Dan satu lagi point minus pada motor ini adalah soal ground clearance yang tergolong rendah…karena untuk melewati polisi tidur yang agak tinggi, terasa hampir menggaduk bak mesin bagian kiri.


Oo..iya..satu lagi kelebihan dari motor ini dan motor-motor matik produk Kymco lainnya yaitu pada bagian material body plastiknya, menurut saya pribadi body plastik yang menyelimuti motor-motor Kymco sangat lentur lhooo…jadi misalkan motor terjatuh asal tidak parah…bisa dipastikan body tidak akan pecah atau rompal, paling hanya lecet-lecet saja. Bisakah body produk matik lokal lain bisa seperti itu ????

Yang jelas…overall buat matik seharga 17 jutaan lebih pada tahun 2007an ini memang terasa cukup nyaman untuk berkendara jarak jauh karena posisi kaki sipengandara bisa leluasa agak selonjoran dikarenan luas area dek motor yang lumayan lebar, dan yang jelas bebas hempasan angin jika bertemu dengan truk besar atau bus dikarenakan topangan body bongsor nan tambun tersebut.

Last….
Terima kasih buat mas Putu Agung yang telah bersedia meminjamkan motor Kymco Trend SR 125’nya untuk saya perkosa habis-habisan selama 2 jam kemarin. Sabagai imbalan silahkan nampang di Blog gemblung milik saya ini…he..he..he😀

Demikian dari saya,

Salam.