“Maaf pak perhari ini saya resign…”

Posted on 6 September 2010

38


Pagi ini, dengan besar hati, saya ucapkan kata “maaf pak per hari ini saya mengundurkan diri dari perusahaan ini” kepada manager departemen saya. Beliau merasa kaget, mengingat saya sudah bekerja diperusahaan ini selama hampir 6 tahun dan menunjukan kinerja yang positif, tanpa sedikit melakukan kesalahan yang begitu berarti dalam roda bisnis diperusahaan.
Apakah ada yang salah dengan keputusan saya ini ??? apakah tidak merasa menyesal dengan hilangnya berbagai fasilitas kerja, jabatan, tunjangan, nominal gaji diatas rata-rata dan semua yang sudah saya peroleh dari mulai nol hingga sampai sekarang seperti ini ??? Coba dipikirkan lagi dengan sangat mendalam, jangan terburu-buru, begitu tutur manager departemen ditempat saya bekerja.
“Keputusan yang saya ambil sudah bulat dan sudah saya perhitungkan dengan masak-masak…pak”.



Dalam suatu perusahaan, terjadi pergantian karyawan adalah hal yang lumrah. Tapi akan menjadi tidak lumrah  jika terjadi pengunduran diri beberapa karyawan lama dalam satu departemen dengan jangka waktu kurang dari 1 tahun.
Ada hal yang harus dicermati oleh para manager perusahaan dalam hal seperti ini. Karyawan lama dengan menunjukan dedikasi dan loyalitas kerja tinggi, mundur begitu saja dengan tanpa kejelasan apapun. Apakah ada masalah dengan gaji yang diberikan? Apakah ada kekurangan fasilitas yang diberikan? Apakah ada masalah dengan jenjang karir perkaryawan? Jika tidak ada masalah dari kesemuanya itu, berarti yang harus dicermati adalah Line Manager atau Atasan Langsung dari para karyawan tersebut.


Kenapa sebab? Peran Line Managerlah yang bisa membuat karyawan bisa betah dan nyaman dalam bekerja, dan bisa juga peran line managerlah yang membuat para karyawan sesegera mungkin melakukan resigned dari perusahaan tempat mereka bekerja tersebut. Jadi jika diperusahaan anda, sering terjadi pergantian personil yang mempunyai talenta kinerja tinggi, hal yang saya ucapkan diatas perlu untuk diperhatikan. Para karyawan terutama karyawan lama, meninggalkan suatu perusahaan yang mempunyai prospek cerah dengan berbagai fasilitas mewah, berarti mereka sedang mengalami dilema dengan orang internal, buka orang yang berada satu level dengannya, bukan orang dari lintas departemen, bukan pula dari sang manager, tapi masalah datang dari para atasannya langsung.


Last…disini saya berharap, jika saja ada orang yang membaca tulisan ini, terutama dari orang-orang dimana saya akan mengakhiri masa kerja ditempat yang sangat luar biasa ini. Bisa mengavaluasi lagi bagaimana kinerja-kinerja dari para line manager, terutama line manager baru yang belum bisa membumi dengan sistem perusahaan yang ada, untuk bisa lebih mengerti akan kinerja para bawahan yang sudah banyak meluangkan waktu, merelakan tenaga dan pikiran, memeras keringat dan mengupayakan segenap kemampuannya untuk kebesaran perusahaan bersama.

Demikian dari saya,

Salam.

Posted in: Petuah & Opini