Harley Davidson And The Marlboroman (1991)…cerita bikers sableng dan cowbows gila

Posted on 12 November 2010

8


Apakah sampean para moviegoers mengalami masa remaja atau ABG pada tahun 80an dan 90an??? Apakah sampean pecinta Slam Bang Action Movies khas buatan Hollywood??? Kalau jawabannya iya, berarti sampean sudah familiar dengan bintang film action dari Holywood bernama Mickey Rourke. Dia ini adalah salah satu aktor tenar film action angkatan tahun 80’an akhir sampai dengan pertengahan 90’an, pada awal-awal karirnya Rourke selalu mendapatkan peran dalam film-film kategori B-Movie (Film action berbudget rendah dan kurang menonjolkan segi cerita dan akting para pemainnya). Lantaran merasa jenuh dengan karirnya yang jalan ditempat waktu itu, Rourke lalu banting setir dari aktor film action kebidang olah raga, dan tak tanggung-tanggung olah raga yang digelutinyapun adalah boxing…hmmm bener-bener gak nyambung. Lantas kisaran akhir tahun 90’an Rourke memutuskan untuk kembali berakting kelayar lebar lagi, sesuai dengan awal mula karirnya dulu. Tapi lagi-lagi beberapa film yang dibintanginya waktu itu malah anjlok dari pasaran dan hanya sanggup masuk kejajaran rak dvd store atau rental cd karena sudah tidak masuk kualifikasi playing on cinemas dan sudah tertranslate ke versi DTV (Direct To Video). Tapi mungkin saat ini Rourke yang dulu berbeda dengan yang sekarang, kalau kita melihat diskografi film-film terakhirnya malahan bisa dibilang sukses dipasaran bahkan sampai menembus angka box office di Amerika sana, coba tengok film The Wrestler (2008) atau film yang masih hangat beberapa waktu kemarin The Expendables (2010), walaupun sebagai cameo dibalik kegarangan Stallone, aktingnya malah diperhitungkan dari pada masa mudanya dulu. Hmmm…tua-tua keladi makin tua semakin menjadi😀.


Harley Davidson And The Marlboro Man (1991), adalah salah satu film yang diperankan Rourke semasa dalam era keemasannya dulu, film ini dibintangi bersama Don Johnson salah satu aktor berbakat yang sekarang ini telah lama menghilang dari dunia perfilman Hollywood. Film yang mengusung tema hard bikers and the lover bikes disertai bumbu aksi heroik penuh adegan dar-der-dor, adalah salah satu film yang nyaman untuk dinikmati oleh pecinta film aksi yang tidak membutuhkan otak untuk berpikir mengenai logika plus jalan ceritanya….yang penting seru!!!

Sebenarnya film ini termasuk tipe ringan untuk dicerna oleh kebanyakan penonton awam sekalipun yang suka aksi seru, karena dari segi story line juga mudah ditebak khas film action tipe b-movie, selebihnya kita akan dibawa oleh Rourke dan Jonhson menghabisi sindikat Mobster satu persatu dengan sedikit bumbu komedi situasi dibeberapa scenenya. Akar permasalahan Harley (Rourke) dan Marlboro (Johnson) bermula ketika dua orang ini akan membantu teman mereka yang mempunyai sebuah Bar, dimana Bar ini diceritakan akan diambil alih oleh pihak bank yang dipimpin oleh “badguys” guna dibangun sebuah komplek karena sipemilik mempunyai hutang kepada Bank tersebut. Ide gila bin aneh meluncur mulus dari otak dua orang sok jago ini, mencuri uang dari bank yang dianggap mempunyai masalah dengan temannya adalah langkah bagus. Tapi apa yang terjadi? setelah melalui perencanaan yang acak adut, ternyata ada kejadian aneh diperampokan tersebut, uang bank yang seharusnya mereka rampok ternyata berisi bahan pembuat obat bius milik komplotan sindikat drug dealers. Nahhh lhooo…mulai dari sinilah tempo film berangsur naik, aksi kejar-kejaran bagaikan Tom dan Jerry mulai terjadi antara Harley dan Marlboro dengan para anggota sindikat obat bius yang merasa “barang” berharganya itu dicuri tersebut. Lha terus gimana akhir kelanjutannya??? bagaimana nasib dua orang sableng ini dalam menghadapi sindikat tersebut??? bagaimana akhir masalah mereka dengan pemimpin bank yang ingin mengambil alih bar milik teman mereka tersebut???  saya ngga mau berspoiler ria ahhh…kalau tertarik tonton aja sendiri ya…😀.

Dalam film ini, selain kita disuguhi aksi seru nan konyol antara biker gila dan cowboy sableng tersebut, kita juga akan disuguhi pemandangan motor-motor khas negeri paman Sam yang dijadikan properti pendukung utama (Harley Davidson). Dan menurut saya scene yang sangat memorable disepanjang film ini adalah hanya di awal pembukanya saja, dimana Harley habis ‘maen’ kemudian ninggalin seorang PSK, dia ngeloyor pergi naik motornya kesebuah kota dimana teman yang mempunyai bar bermasalah nantinya menunggu. Dengan diringi oleh theme song dari band rock romantis Bon Jovi berjudul Wanted Dear Or Alive (sebenarnya ini juga soundtrack film Young Guns II), seolah membawa kita juga menikmati perjalanan Harley menyusuri kota demi kota yang dilewatinya menuju ketempat tujuan.


Last…my virdict…saya sangat merekomendasikan film ini bagi yang belum pernah menontonnya, untuk yang pernah mengalami masa remaja atau ABG pada tahun 90’an awal, dan doyan nonton film action, maka tak ayal lagi sampean akan dibawa bernostalgia dengan berbagai unsur seru yang ada khas perfilman Hollywood waktu itu. Raungan motor-motor Harley Davidson difilm ini, tentunya juga akan menambah kepuasan tersendiri dalam menikmati adegan demi adegan yang tersaji pada Harley Davidson And The Marlboroman.

Demikian dari saya,

Salam.

Bonus Harley (Rourke) bikes😀

Posted in: Resensi Film