Yamaha Champ 105cc…pendobrak bebek bercakram dikeluarga Yamaha.

Posted on 28 December 2010

31


Tahukah anda jika pada awal tahun 90’an pabrikan Yamaha Indonesia pernah menjual bebas motor berkonsep bebek jago?. Yup…Yamaha Champ namanya, motor yang awal digelontorkan kepasar otomotif roda dua dinegeri ini hanya untuk mengganggu dominasi Suzuki Sprinter, yang kala itu begitu digdaya dikancah road race maupun dimarket bebek sport. Dengan mengusung basis mesin Yamaha Alfa (V100E) serta menerapakan kaki-kaki jenjang pada bagian haluan, seolah menyiratkan, ini lhooo…motor bebek sport terbaru dari Yamaha.

Memang pada masanya, model bebek jago (lebih familiar dipanggil ayam jago) pada motor cub, dianggap aneh. Tapi setelah pabrikan Suzuki Indonesia (Indomobil Group) membuka segmen baru dikancah tersebut, dengan produk andalannya Suzuki Sprinter, seolah mindset konsumen yang semula terpatri dengan model bebek konvensinal, kini mulai terbelah untuk memutar haluan guna meminang bebek beraliran alternatif itu.



Melihat kesuksesan Suzuki dengan Sprinternya, maka inilah awal pembuka yang bagus buat Yamaha guna mengisi segment baru tersebut. Maka pada akhir tahun 1989, Yamaha Indonesia (YMKI) mulai menjajal memasarkan varian bebek jago terbarunya kepublik. Gayungpun bersambut, hasil penjualan waktu itu tergolong sukses. Hingga kebalap pasar senggolpun, Yamaha Champ sempat mendominasi dibeberapa race, yang artinya ini adalah gong pertanda bagi pabrikan Suzuki harus waspada terhadap produk Yamaha yang satu ini.

Yamaha Champ, dengan dibekali mesin berteknologi 2 langkah, berkubikasi 102.1cc, berpendingin udara, bore x stroke = 50mm x 52mm, berkompresi 7.2:1, mengadopsi 4 percepatan, kopling otomatis tipe basah, pengapian diotaki CDI dengan daya kelistrikan 12v yang mengandalkan aki basah sebagai sumbernya, manual stater, peredam kejut depan model teleskopik, sedangkan belakang double shockbreker, berpenghenti laju disk brake single piston pada bagian depan dan drum brake pada bagian belakang, velg model spoke wheel dengan dililit karet bundar berukuran 17″/250 depan dan 17″/275 belakang, kapasitas tangki bahan bakar 4lt serta kapasitas oli samping 1.2lt. Konon, menurut testimoni para penggemarnya, motor ini sanggup dipacu sampai batas kecepatan 110kph dalam kondisi standar pabrik….hmmmm…lumayan kenceng juga untuk motor ukuran tahun segitu🙂.

Di Thailand Yamaha Champ bernama Yamaha Belle.

Memang, Yamaha Champ bisa digolongkan keproduk pioneer bagi Yamaha Indonesia, pioneer dalam artian disini adalah sebagai produk yang pertama kali menerepkan model shockbreker telentang layaknya motor batangan, serta pendobrak bebek ber disk brake pertama dikeluarga Yamaha cub. Akan tetapi, setelah memasuki akhir tahun 1994, pembuatan motor ini diberhentikan oleh pihak pabrikan, serta peredarannyapun juga ikut terhenti dipasaran. Yeahhh…walaupun hanya sempat mengaspal selama 5 tahun dinegeri ini, Yamaha Champ termasuk varian bebek yang sangat difavoritkan pada masanya.

Demikian dari saya,

Salam.

***********************************************

Sekedar penampakan halus, si mbak lagi bengong nungguin kamu tuch😀

Sumber gambar ilustrasi Yamaha Champ diambil dari sini .