Eksotisme Kawasaki KRR 150 SE

Posted on 8 January 2011

53


Hmmm…setelah dua hari tidak ngeblog dikarenakan harus memprioritaskan kesehatan my little Shelby yang sedang tidak enak badan, kini saya kembali untuk mengurai motor eksotis yang tentunya jarang mengaspal dijalanan negeri ini.

***

Orang awampun tahu kalo motor sport batangan 150cc paling kencang saat ini dinegeri kita adalah Kawasaki Ninja 150 RR. Motor yang masih mengandalkan teknologi 2 stroke guna mempermudah urusan mengail tenaga diputaran mesin atas maupun bawah. Tapi bagi bikers awam, apalagi begginers dalam urusan kuda besi, tentunya belum banyak yang tahu kalo sebenarnya dalam kasta Ninja 150cc, Kawasaki mempunyai produk unggulan selain Ninja 150 RR. Siapakah motor itu?

Yups…tak lain dan tak bukan adalah Ninja KRR 150 SE. Sayangnya motor ini tidak diperjual belikan secara resmi di Indonesia oleh PT.KMI (Kawasaki Motors Indonesia). Namun bagi para peminatnya yang sudah tahu akan kehandalan performa motor ini, bisa mengunjungi gerai importir motor CBU yang mendatangkannya secara built-up dari negeri gajah putih dengan harga dijamin kurang bersahabat😀.

Jika ditilik dari tampilan luar, Kawasaki Ninja KRR 150 SE layaknya produk Ninja 150 varian R tanpa fairing yang sering kita jumpai wara-wiri dijalan. Tapi jika diintip spesifikasi jeroan mesinnya, pasti anda akan dibikin takjub. Yaaa…takjub dengan segala part kompetisi yang sudah terintegrasi didalam motor ini. Mulai dari dicangkoknya blok silinder merk PDK warna emas, dengan kapasitas mesin 148cc single piston, dimana mempunyai bore x stroke = 59.0mm x 54.4mm serta berkompresi tinggi yakni 8.0 : 1. Tidak itu saja, untuk mendinginkan mesin si Ninja 150 yang memang hebat diputaran atas, karena mampu menyemburkan maksimum power 40ps pada 11.000rpm, radiator adalah sarana wajib bagi motor-motor eksotis semacam ini. Sebagai pemasok serta pengkabut bahan bakar yang sebelumnya ditaruh dalam tangki berkapasitas 10.3lt, KRR 150 SE memang tidak mau tampil mengecewakan jika dibejek di RPM tinggi oleh para maniaknya, maka dicangkokkanlah karburator Keihin PWL berukuran 28.

Sebagai pemindah persneling, layaknya motor sport murni kebanyakan, di KRR 150 SE juga mengaplikasikan 6 percepatan dengan mengandalkan kopling manual tipe basah. Untuk urusan penerus daya keroda belakang yang berukuran 18″-100/80, tetap menggunakan rantai dengan primari rasio 72/22 dan final rasio 34/14. Sedangkan roda depan yang menggunakan ukuran 17″-90/80 dibekali piranti pengereman cakram sistem hidrolis double piston yang juga turut dipergunakan sebagai penghenti laju putaran roda belakang. Guna meredam goncangan saat berkendara diberbagai medan jalan, monoshock pada bagian buritan dan teleskopik shockbreker pada bagian depan, adalah peredam kejut sempurna yang telah terpasang dimotor ini. Dan ada lagi nihhh yang bikin heboh, untuk pelepas gas (exhaust & muffler) sudah memakai merk Tsukigi, sebuah brand knalpot kenamaan dari Jepang yang mendunia dalam urusan racing exhaust. Waowwwww…..mangtabsss😀.

Untuk menopang keberadaan mesin nan powerfull, dipilihlah rangka sasis model deltabox, serta dilengkapi dengan baju (fairing) model aerodinamis, yang bisa membelah turbolance jika motor dipacu kencang. Tidak heran, dengan bobot total motor yang hanya 121kg serta mempunyai spek teknis seperti diatas, KRR 150 SE ini sanggup dipacu pada batas kecepatan 220kph (mungkin bisa lebih) dalam kondisi mesin standar. Ouchhhh….tidak terbayang bagaimana adrenalin sang rider ketika membelah kecepatan sampai seperti itu.

Last…memang tidak salah jika saya melabeli motor yang pertamakali diterbitkan tahun 1992 di Thailand ini dengan predikat eksotis, bagaimana tidak? dilihat dari spesifikasi teknis saja, KRR 150 SE mempunyai nilai diatas rata-rata motor sport batangan yang ada waktu itu. Bahkan sampai saat inipun, banyak para penggemar yang masih memburunya, walaupun hanya sekedar dijadikan kendaraan hobbies ataupun collector item. Hmmm….sempat terpikir, jika saja PT. KMI pada tahun 2002 berani mengimport motor ini dari pada Ninja 150 RR, saya yakin pastilah akan banyak peminatnya, meskipun motor tersebut dilabel dengan harga segmented.

Demikian dari saya,

Salam.

***************************

Lebih sexy mana hayo? motor atau model nya?😀 .