A Serbian Film (2010)

Posted on 4 February 2011

19


Bagi anda kaum penjantan tangguh, jika ‘adik kecil’ anda bangun tiap pagi itu merupakan hal yang lumrah. Dan merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi anda yang menikmati sensasi ereksi dipagi yang normal. Tapi, jika anda memang bernyali jantan layaknya batang peler anda yang tengah berdiri tegak dipagi yang dingin, cobalah nikmati film yang berjudul A Serbian Film. Apakah anda masih mampu menahan konat dipagi yang anda harapkan? saya harap mampu.

“Anjing!!!”, kata-kata yang berulang kali terlontar dari mulut busuk saya sewaktu mencoba menggauli film ini. Saya tidak habis pikir dengan para film maker disebuah negera berstempel Serbia sana. Disaat pihak industrialis perfilman barat mengekspansi sajian horor dengan layanan gorefiesta yang tumpah ruah, salah satu negera dikawasan Eropa ini malah mencekoki para penikmat horor lainnya dengan adegan paling disturbing nan menyakitkan. Lantas apakah film ini juga mengekor sajian khas sinema ranah Hollywood yang gemar mengumbar banjir darah ditiap adegan filmnya? Ekspektasi saya melayang jauh ketika harapan itu terlintas akan film ini. Melihat trailernya saja saya berdurasi kurang lebih 1 menit, langsung membuat saya shock. “Anjing!!!”, tipikal sampah apalagi ini yang tersaji indah dihadapan mata saya.

Serbian Film adalah film yang benar-benar teruntuk bagi penikmat horor sejati, dan saya berharap para penikmat film yang tidak betah dengan adegan ‘sakit’ diparuh tengah sampai akhir film JANGAN pernah tonton film ini. Sumpah demi Anjing kudisan, jika anda nekat menikmati sajian tersebut saya jamin ‘adik kecil’ anda akan tertidur pulas dipagi hari. Lantas sampai sebegitukah effek yang terkembang akibat ulah para pesakitan dalam cerita film ini? yup…effeknya lebih ngilu dari pada adegan mutilasinya Texas Chainsaw Messacre atau bahkan torture ala franchise Saw. Lantas apakah film ini akan banjir darah? sedikit sekali darah yang tertumpah difilm ini, hanya adegan sex overdose ala masochis gila yang akan anda temui disepanjang film. Wahhh…berarti filmnya kaya bokep donk? hanya orang sinting yang menganggap kemasan A Serbian Film layaknya bokep. Karena memang film ini lebih panas dan lebih sakit dari film bokep yang pernah ada, sex position ditiap frame adegan yang terekam, malahan tidak membuat ‘adik kecil’ anda ereksi lantang…saya jamin itu!!!, jika anda berani menyaksikannya.

Menceritakan seorang Milos (Srdjan Todorovic) pensiunan bintang film porno asal negera pecahan Yugoslavia, yang kini tengah mengalami kesulitan keuangan. Demi memenuhi penghidupan keluarganya (istri dan anak), dia rela come back kesalah satu industri hiburan ternista didunia ini. Berkat bantuan dari teman baiknya kini dia ditemukan dengan Vukmir (Sergej Trifunovic), seorang sutradara film porno nan eksentrik. Gayung pun bersambut, setelah terjadi kesepakatan tentang project film porno yang akan dibuat bersama. Kini Milos memasuki dunia gelap yang baru, seperti masa lalunya nan kelam.

Mulai dari detik dimana Milos bekerjasama dengan Vukmir and the crew dalam pembuatan film porno kontemporer, mulai juga kita diajak beroller coster untuk memompa adrenaline dalam menghadapi ulah sakit sang sutrada. ‘Sakit’ disini saya artikan sebagai bentuk esensi kekurang warasan manusia eksentrik tersebut. Mendirect Milos untuk bersenggama dengan wanita yang juga dalam kondisi sakit sebenarnya. Bayangkan. Apa yang ada dibenak anda jika anda sebagai Milos, bercinta dengan wanita yang sekujur tubuhnya penuh luka lebam akibat kesadisan pukulan bertubi-tubi dari crew Vukmir? Masih bisakah anda menerima ‘blow job’ dari wanita yang wajahnya membiru karena puluhan tamparan keras dari tangan lelaki gila macam crew Vukmir? dan sekali lagi bayangkan, jika anda melakukan ‘anal’ terhadap wanita lemah yang kemudian karena pengaruh obat bius, anda memenggal kepalanya dan libido anda akan terpompa sempurna karena hal tersebut. Hanya satu kata dari mulut busuk saya, “Anjing!!!” semua adegan yang ada difilm ini.

Dalam artikel ini saya selalu meneriakkan kata “Anjing”, bukan berarti saya tidak menyukai film ini. Jujur disini saya dibawa kedimensi horor tipe terbaru, dimana kita akan dibawa terbang menjauh dari adegan pembunuhan, mutilasi, torture ataupun adegan berdarah lainnya. Disini kita akan dibawa oleh sang sutradara A Serbian Film yakni Srdjan Spasojevic ke era horor kelas baru, dimana taste horor old skool dimusnahkan tak berbekas, tergantikan ekshobism ala mashocis paling gila dijagad raya. Sex horor saya menyebutnya, bukan tanpa arti saya menjuluki film ini dengan embel-embel seperti itu. Karena memang dengan adegan sex pun para pemirsanya bisa dibawa kelevel takut yang teramat akut, melebihin ketakutan saya akan ulah ganas Piranha yang tahun kemarin mengoyak tubuh indah banyak wanita berbikini sexi dipantai.

Jika anda masih kuat melanjutkan film ini sampai akhir, temukan juga berbagai adegan ‘sakit’ disepanjang film yang berdurasi 104 menit tersebut. Saya tidak akan banyak membocorkan adegan apa saja yang nantinya tersaji manis, karena saya takut, jika nanti itu semua saya beberkan, hanya akan membawa mood anda dalam menikmati film ini menurun drastis. Serta kata-kata “Anjing” dimulut yang telah anda persiapkan keluar akan terkunci rapat, sewaktu menyaksikan A Serbian Film.

Demikian dari saya,

Salam.

Posted in: Resensi Film