Shaolin (2011)

Posted on 4 February 2011

11


Well…mumpung masih dalam suana imlek, tidak ada salahnya jika saya juga mengulas film dari negeri Tiongkok. Yeahhh, seperti jum’at biasanya, adalah dimana saya akan mengulas tentang banyak film yang masuk kekategori eksploitasi. Nah…kali tipe martial art movies yang akan saya bahas.

Pertama kali saya mendengar isu akan dibuatnya film ini dari tahun kemarin, saya sudah tidak akan pasang ekspetasi tinggi, karena difilm originalnya sendiri sudah memberikan taste yang melegenda hingga sekarang mengenai dunia olah kanuragan yang terkenal diseantero dunia. Shaolin, sebuah karya apik dari sutradara Benny Chen yang telah merubah praduga saya mengenai remake yang beberapa waktu lalu sempat menghangat mengenai film produksi tahun 1982 yakni Shaolin Temple, dimana waktu itu dibintangi oleh Jet Li, yang kemudian melambung namanya sebagai spesialis aktor kung fu hingga sekarang ini.

Walaupun mengambil judul sama, Shaolin yang dibintangi oleh beberapa aktor aktris film Hongkong papan atas ini mempunyai jalan cerita yang berbeda dengan film Shaolin Temple versi klasik. Selain dipenuhi pemain yang hebat dibidangnya, aksi martial art yang adapun juga tertata dengan apik berkat tangan dingin Corey Yuen, sang maestro fighting coreography kenamaan yang juga pernah melejitkan beberapa film action Hollywood kejajaran film terbaik versi saya, seperti trilogi The Matrix, Transporter, Kiss Of The Dragon, dan masih banyak lagi.

Film ini menyoroti perubahan sisi kemanusiaan dari seorang tokoh bernama Hao Jie (Andy Lau), dari yang semula bersifat kejam penuh ambisi hingga berbalik 180 derajad menjadi welas asih. Diceritakan pada waktu awal berdirinya China Republik atau sewaktu berakhirnya Dinasti Qing, negera tersebut sering bergolak. Banyak perang saudara yang terjadi, hingga mengakibatkan rakyat kecil tak berdosa menjadi imbasnya. Kuil Shaolin, selain sebagai tempat peribadataan, merupakan tempat ter aman untuk berlindung dari keganasan pasukan perang suatu dinasti yang tengah perkuasa. Banyak warga yang mendalami ilmu agama disana, tidak hanya mencetak biksu handal, tempat ini juga sebagai kawah candra dimukanya penggemblengan ilmu kanuragan yang hingga kini telah melegenda keseantero dunia.

Hao Jie adalah seorang jendral dengan sifat diktator kelas tinggi, kejam, bertangan besi, dan tidak mengenal belas kasihan terhadap lawan. Kesombongan serta keegoisannya telah menjadi bumerang yang menjatuhkan dirinya ke titik moral kejiwaan yang paling memilukan. Setelah dikhianati oleh Huo Lung (Nicholas Tse) orang kepercayaannya sendiri, yang mengakibatkan puteri kesayangannya tewas dan ditinggal pergi oleh istrinya (Fan Bing Bing). Hao Jie hidup bagaikan daun kering yang siap terlepas dari batang pohon, bimbang dan rapuh adalah dirinya sekarang. Untunglah dia bertemu dengan seorang koki dari kuil Shaolin (Jackie Chan), yang dengan berbaik hati menopangnya untuk dibimbing masuk kekuil.

Semula banyak yang menolak menerimanya dikuil, hal ini dikarenakan, sewaktu Hao Jie masih berkuasa, dia pernah mempermalukan salah seorang biksu ahli disana. Setelah melalui jalan mediasi, akhirnya diperkenankanlah dia bergabung dengan para biksu lainnya. Disinilah nuraninya mulai terketuk, mata hatinya telah terbuka. Hao Jie yang dulu kejam penuh dengan sifat buruk, kini telah berubah menjadi seorang yang penuh welas asih, kedamaian hidup sekarang telah menyelimuti jiwanya.

Mendengar sang mantan jendral masih hidup dan kini tinggal dikuil Shaolin. Huo Lung, kini menjabat sebagai jendral perang yang mempunyai sifat kejam dua kali lebih dari pada Hao Jie mulai menyusun taktik guna memburu dan membumi hanguskan kuil tersebut. Memang tidak berasalasan hal tersebut dilakukan, selain mengetahui buruannya bersembunyi disitu, kuil tersebut juga telah menjadi zona aman para rakyat penentang segala titahnya.

Tidak heran jika film ini menempati tangga box office dinegeranya sendiri selang beberapa hari pemutaran perdana pada awal Januari kemarin. Selain mempunyai cerita yang simple, manis, serta cheesy, Shaolin sendiri memberikan banyak petuah bijak dibeberapa slot yang menghiasi di 131 menit lama durasinya. Seperti yang sudah saya tulis diparagraf atas, banyak bintang terkenal wara wiri dibeberapa adegan film ini, sebut saja Jacky Wu (Sha Po Lang, Legendary Asassin), Xin Xin Xiong (Kungfu Master), dan yang pernah menyukai franchise film Shaolin Popeye pasti tidak asing dengan nama Yu Shao Qun rekan tandem Bobo Ho.

My virdict…bagi anda penyuka film mandarin dengan genre drama martial art, film ini jangan sampai anda lewatkan. Karena di Shaolin, banyak akan tersaji keindahan bela diri dari negeri Tiongkok serta drama yang memberikan pesan moral kepada para penikmatnya.

Demikian dari saya,

Salam.

Posted in: Resensi Film