Suzuki Akira 110…Satria berkaki jenjang

Posted on 14 February 2011

24


Suzuki Akira 110, walaupun lahir dinegara Asean atau lebih tepatnya di Thailand, tapi motor cub berperforma racing ini mempunyai nama besar dikawasan Amerika Latin serta beberapa negara Eropa lainnya. Dengan mengambil model lain dari yang lain, membuktikan bahwa motor bebek jago juga bisa diterima oleh market asing. Mungkin juga karena mengandalkan keganasan mesin dari trah dinasti Suzuki Satria 120 S yang terkenal powerfull dimasanya, serta konsep ayam jago generasi kedua setelah era 80’an diawali oleh keluarga RC100 Sprinter, Akira 120 membawa trend baru keluarga bebek Suzuki kejenjang lebih sporti.

Jika menengok bentuk fisik dengan menggunakan kacamata konsumen diera 90’an silam, motor ini termasuk kejajaran bebek hyper underbone ala Satria FU 150 saat ini. Bagaimana tidak? kedua buah shockbreker teleskopik jenjangnya telah tertanam manis diarea haluan, mengidentifikasikan bahwa dengan digeber pada kecepatan penuh, kestabilan berkendara serta remuknya jalan bisa diredam semaksimal oleh sang rider. Mengarah ke batok head lamp mengadopsi model sporti dengan tambahan mini visor…ahhh tidak usah dinilai terlalu mendalam, karena bagi konsumen saat ini model tersebut sudah terlihat ketinggalan jaman, tapi beda dengan dulu, Yamaha RX-Z pun juga mempunyai model batok hampir menyerupai bebek jantan ini. Berlanjut ke area rangka, siapa sich rider pecinta kecepatan yang meragukan kestabilan serta rigiditas sasis model SCAF (Suzuki Computer Analyzed Frame ), jika dilihat sekilas rangka ini seolah hampir menyerupai deltabox milik pabrikan motor sebelah. Lalu turun kearea kaki buritan, penggunaan hypershock pada swing arm nya…jelas-jelas hanya motor ber aroma sport yang layak memakai peredam kejut model seperti ini. Dan yang terakhir adalah model design bodyworknya, walau sekarang sudah terlihat kaku kurang proporsional, tapi tidak dimasanya, kesan slim stream menyiratkan bahwa bebek ini layak untuk dipakai menerebos angin dengan kecepatan tinggi. Mangtabs dech!…kalau ngomong soal body motor ini😀.


Lalu bagaimana dengan urusan mesin? Siapa sich yang meragukan power dari mesin tegak 2tak 110cc (bore x stroke = 54 x 48mm)? dengan output daya sebesar 14,9 @ 8.000 rpm, saya rasa pada jamannya motor ini terbilang galak dikelasnya. Mengandalkan pengkabut bahan bakar karburator Mikuni VM 18 SS serta perpindahan gigi 5 percepatan, sudah cukup meyakinkan konsumen bahwa motor ini adalah motor ber aura sport yang berbalutkan tubuh bebek.

Tapi sayang, Akira 120 tidak beredar luas dikawasan Asean yang terang-terangan masyarakat konsumen otomotif roda duanya adalah para penikmat bebek hyperspeed. Tercatat motor ini kalau tidak salah pernah terlihat sruntal-sruntul di Indonesia era 96-97’an lampau pada gelaran road race bertaraf nasional, yeah boleh dibilang kalau saat ini gelaran tersebut adalah ajang balap bertajuk Indoprix.

Demikian dari saya,

Salam.

*************************************************************

Suzuki Akira 120, salah satu mahakarya ter ‘sexy’ dari pabrikan Suzuki yang pernah dibuat😀.