Antara Kawasaki Raptor, Tuxedo, Magic, dan Neon.

Posted on 21 March 2011

25


Yuk!…seperti hari senin biasa, mari kita bongkar-bongkar arsip motor bebek lawas 2 stroke dari negara tetangga. Negara yang akan kita obok-obok keberadaan motor lawasnya masih Thailand, yeah! dengan keakuanku…motor-motor dari negara Gajah Putih tersebut memang menjadi barometer perkembangan otomotif roda dua di ASEAN, maka tidak mengherankan, segala produk motor bebek disana bisa diterima pasar diluar negeri, seperti Indonesia. Bahkan tidak sedikit, bikers dinegeri ini mengharap motor-motor bebek high end disana bisa juga diproduksi disini, tapi jika berharap dengan itu secara berlebih, bagaikan mimpi disiang bolong kenyataan yang diperoleh bikers waktu itu.

Ok deh, hari ini saya akan mereview empat motor secara bersamaan. Motor-motor apakah itu? Tak lain dan tak bukan adalah motor produksi dari Kawasaki Thailand yakni: Raptor 110, Tuxedo 110, Magic 110 (K1), dan Neon 110.

Pertama-tama, kenapa saya langsung mereview keempat motor dalam satu artikel? yeah…karena spek mesin serta detail jeroan nya nyaris persis, cuman yang membedakan adalah design tampilan luar saja. Dengan berteknologi 2 stroke, berkubikasi 110cc serta berpendingin mesin udara, motor ini hadir dengan basis mesin layaknya bebek pada umumnya yaitu berkonfigurasi mesin tiduran. Mempunyai bore x stroke 53 x 48.6, dengan masih berpengkabut manual berupa karburator Mikuni VM 18mm, saya rasa jika motor ‘ngadat’ akan banyak bengkel pinggir jalan yang siap sedia untuk merepair motor secara taktis😀. Lantas mengenai perpindahan gigi, ketiga motor tersebut telah menganut 5 percepatan kecuali Neon yang masih setia dengan 4 percepatan. Dan kerennya semua produk Kawasaki tersebut telah menggunakan koling manual, walaupun yang otomotatis juga dijual bebas.

Kawasaki Raptor 110cc.

Lantas bagaimana dengan horse power ataupun torsi yang didapat? serta kompresi yang diadop dikeempat motor tersebut? Walahhh…kalau soal itu mohon maaf sebelumnya, data yang saya dapat kurang signifikan, jadi kalau nekat ditulis takutnya terjadi pembohongan otomotif. Makanya untuk lebih amannya, silahkan dishare bagi yang merasa mempunyai data valid mengenai horsepower, torsi, serta kompresi yang didapat pada keempat motor tersebut😀.

Setelah mengetahui persamaan spek mesin, mari kita tengok model dari masing-masing motor.

Kawasaki Tuxedo 110cc.

Kawasaki Raptor dan Tuxedo sama-sama mengambil sosok bentuk dari bebek jago. Hal ini bisa dilihat pada shockbreker jenjang bagian depan. Lantas pada bagian buritan menganut dual shock stereo, dimana pada area ini sosok bebek masih mendominasi kodratnya. Apabila anda amati pada bagian stop lamp belakang Tuxedo, kesan Kawasaki Kaze generasi pertama dinegeri kita amat lekat pada motor tersebut. Sedang pada bagian stop lamp Raptor nampak mirip dengan Kaze R versi Indonesia juga.

Kawasaki Magic ( K1) 110cc.

Terus bagaimana dengan model Kawasaki Neon serta Magic? Jika anda sudah membaca artikel mengenai Kawasaki K1, maka model bentuk dari Neon hampir mirip sebelas dua belas dengan motor tersebut. Hanya kubikasi mesin serta coakan pada shockbreker stereo belakangnyalah pembeda keduanya, atau kalau anda ingat Kaze gen pertama versi lokal, ya seperti itulah kesan bentuk dari Neon. Lha yang Magic gimana modelnya? kalau ini bagaikan Kawasaki Kaze R generasi dua versi Indonesia juga. Mulai dari ujung spatbor depan hingga stop lamp buritan, hampir plek dengan Kaze R. Maka tidak salah kalau saya sebut Magic sebagai Kaze R 2 tak😀.

Kawasaki Neon 110cc.

Dan sebagai informasi tambahan. Pada Raptor dan Tuxedo penggunaan ban beda rim depan belakang masih nampak pada keduanya. Untuk depan menggunakan ban berukuran 17″-250, sedangkan belakang 18″-275. Tidak itu juga, keempat motor tersebut juga mempunyai pangsa pasar luar negeri yang lumayan bagus, seperti dibeberapa negara tetangga yakni Philipina maupun Amerika Latin.

Demikian dari saya,

Salam.

***********************************************************

Motor-motor bebek ekosotis emang bikin pede ketika disemplakin, apa lagi kalau yang nebeng dibelakang si mbak-mbak cakep seperti ini😀.