Hatsuda Adly 50 & 100, skuter matik yang hampir hilang dari ingatan kita.

Posted on 20 April 2011

22


Bahkan mungkin sudah hilang dari ingatan kita, siapa sebenarnya skuter matik yang pertama kali mengaspal dijalanan negeri kita? Jika ditanyapun banyak orang akan menjawab Vespa Corsa sebagai pelopor matik disini, atau mungkin bagi generasi muda yang tahunya produk dari The Big Four Japan (Honda, Yamaha, Suzuki dan Kawasaki), Yamaha Nouvo lah pelopor skuter matik pertama dijalanan yang resmi wara-wiri sekitar awal tahun 2000 silam. Padahal bagi kalangan yang tahu tentang sejarah per motoran Indonesia, mereka akan senyam-senyum saja melihat jawaban salah dari generasi muda saat ini tersebut.

Maka untuk itu, sebagai penyegar ingatan kita mengenai siapa sih skuter matik pertama yang terjun dimarket dalam negeri kala itu, hari ini saya akan berikan sedikit ulasan mengenai keberadaan motor tersebut.

Sudah pernah dengar Hatsuda Adly? skuter matik berteknologi 2 tak yang sempat eksis beberapa tahun lampau atau lebih tepatnya diakhir tahun 80’an? Kalau belum pernah dengar, ya itulah si matik pertama yang dulu wara-wari dijalanan sekitar kita, dengan ATPM nya PT. Hada Indonesia. Kenapa saya sebut sebagai skuter matik pertama yang mengaspal? Karena motor ini hadir dibawah naungan pabrikan Hada Indonesia, yang notabennya sebagai produsen serta distributor tunggal. Beda dengan Yamaha Passol II 50cc atau Honda PS 50cc yang pernah hadir di Indonesia via jalur pendistribusian ”khusus” oleh pabrikan, serta tidak dijual bebas alias hanya bisa diperoleh untuk kalangan terbatas. Maka sudah memantabkan bahwa Hatsuda Adly adalah skuter matik yang bisa didapat dengan cara legal dari dealer.

Duo skuter matik imut yang bikin cewe jaman 80’an jatuh hati padanya.

Kenapa sampai detik ini keberadaan bangkai atau paling tidak sisa rongsok dari skuter Adly susah ditemukan ditanah Jawa? Karena tujuan market si matik mini ini pada khususnya disasar keluar pulau, bahkan konon PT. Hada Indonesia sempat melakukan ekspor matik Adly ini ke Malaysia, Singapura, Taiwan, maupun Hongkong.

Tercatat selama masa edarnya dari tahun 1986 hingga tahun 1990, Hatsuda Adly yang sebenarnya merupakan skuter matik hasil adop teknologi Jepang ini beredar dalam 2 versi kapasitas, yaitu 50cc maupun 100cc.

Untuk yang versi 50cc, Adly dipersenjatai dengan power mungil layaknya bentuk si skuter itu sendiri, dengan hanya bermodalkan daya kuda 6.2 ps pada 6.500 rpm, serta torsi 0.6 kgm pada 5.000 rpm, plus dipersenjatai pengapian CDI. Tiny matik ini mampu ngibrit sampe kecepatan 65 kph dengan konsumsi bahan bakar 45km/l.

Sedangkan untuk yang versi 100cc, Adly mempunyai power yang agak lumayan dibandingkan dengan versi mininya, yakni 8.5 ps pada 6.500 rpm, serta torsi 0.8 kgm pada 5.000 rpm, dengan sama-sama mengandalkan CDI sebagai otak pengapiannya. Di versi 100cc, Adly mampu berlari lumayan hebat yakni 90 kph dengan daya konsumsi 42km/l.

Yeah! karena PT. Hada Indonesia selaku ATPM mengalami problem internal finansial. Pada tahun 1990, Hatsuda Adly resmi hilang dari peredaran. Bisa dikatakan, setelah pihak perusahaan resmi menyatakan gulung tikar maka nasib keberadaan motor-motor Adly juga lenyap bak ditelan bumi.

Di Taiwan, Adly hadir dengan distributor Herchee.

Berbahagialah anda yang masih menyimpan skuter matik ini, walaupun dengan perjuangan yang cukup berat guna tetap mempertahankan kondisi layak jalan, tapi jika dipakai untuk JJS di akhir pekan maka akan menarik perhatian masa dijalan. Karena modelnya yang unik lain dari pada yang lain, bahkan jika dibanding dengan matik-matik china yang dulu juga sempat ngepop diawal tahun 2000, Hatsuda Adly masih terlihat lebih menawan jika dipandang dari kacamata awam.

Demikian dari saya,

Salam.

************************************************************

Naik skuter matik tipe klasik enaknya bareng cewe cakep seperti mbak yang satu ini, selain bikin tambah pe-de kesan manis akan selalu tertempel pada diri anda😀.