Yamaha FZ-150, dijamin bukan V-ixion lho…lha wong V-Twin silinder.

Posted on 10 May 2011

41


Modelnya sama-sama motor batangan, kubikasi mesinnya sama-sama 150cc, namanya sama-sama FZ-150, dan pabrikannya juga sama-sama Yamaha. Tapi sayangnya motor yang keluar pertama kali tahun 1992 ini masih mengandalkan pengkabutan bahan bakar berupa karburator Mikuni BSDs 26mm, beda dengan Yamaha FZ-150 aka V-ixion yang sekarang ini tengah menjadi tumpuan YMKI sebagai produk flagship dikelas sport 150cc, dimana motor tersebut telah menerapkan injeksi untuk mengolah bahan bakar sebagai tenaga.

Cuma yang perlu anda ketahui adalah, perangkat injeksi akan kurang terlihat gagah atau juga kalah keren jika dibandingkan dengan sistem dapur pacu berkonvigurasi V-Twin. Yup! Yamaha FZ-150 yang nyata-nyatanya diproduksi pada tahun dimana sistem injeksi belum begitu populer bagi sepeda motor telah menerapkan mesin berteknologi 4 tak nya dengan dipadu dengan V-Twin silinder. Gahar bukan?!

Bisa dibilang ini adalah inovasi terbaik dikelas sport batangan light cycle pada masanya. Membenamkan mesin V-Twin 150cc kedalam rangka sasis model Diamond Shape yang terbuat dari Alumunium, merupakan kombinasi tepat untuk tampilan naked bike dengan tipikal sport cruiser layaknya V-ixion. Walaupun kesan jadul era motor 90’an awal masih sangat kental, tapi selebihnya masih nikmat untuk dipelototin.

Seperti yang sudah saya tulis diatas, motor ini dipersenjatai mesin 4 langkah OHC twin silinder 150cc (bore x stroke = 45.0 x 47.0mm) dengan tetap mengandalkan pendingin udara. Serta power yang didapat yakni 17.4 hp @ 11.000rpm, bisa dikatakan not bad untuk ukuran power motor yang menjejali double piston ditiap silindernya.

Kenapa motor ini jarang terlihat diwilayah Asean? yeah! karena memang motor ini hanya dipasarkan dimarket domestik Jepang, beberapa negara Asia, serta kebanyakan dilempar ke pasar Eropa serta Australia. Mungkin karena teknologi yang dibawa masih diatas motor rata-rata kebanyakan dikawasan Asean pada umumnya, maka price value yang didapat end userpun juga membumbung tinggi. Akan terlalu dipaksakan jika Yamaha FZ-150 atau diluar negeri lebih dikenal dengan sebutan Yamaha Breeze guna tetap dipasarkan diwilayah Asean, yang notabennya para konsumen lebih menyukai kuda besi dengan teknologi sederhana serta harga murah tapi tampilan mewah.

Last itulah sedikit bla…bla…bla…tentang motor yang mempunyai kesamaan nama dengan salah satu produk YMKI (Yamaha Indonesia). Walaupun berbeda tahun pembuatan, berbeda kasta teknologi, serta berbeda enthusias market, tapi tetap dengan satu panji pabrikan yaitu Yamaha.

Demikian dari saya,

Salam.

******************************************************

Yeah! tampang motor boleh jadul, tapi soal tenaga harus perkasa, biar tidak kalah dengan generasi muda. Biar kalau nanti si mbak cantik ini bonceng gak malu-maluin😀.