Yamaha RX-100, sekelumit kisah lamamu tempo dulu.

Posted on 17 May 2011

45


Tak lengkap rasanya jika membincangkan motor 2 tak legendaris RX-King tanpa menyinggung buyutnya, yakni Yamaha RX-100.  Benar, motor ini merupakan generasi pertama dari keluarga Yamaha RX yang nantinya akan melegenda dengan produk transformasinya yakni RX-King. Tercatat selama masa edarnya tahun 1976 hingga 1981, motor ini pernah hadir dalam 2 versi yakni rem tromol depan dan cakram ungkit menggunakan kabel baja, bukan tipe minyak layaknya rem cakram depan motor-motor versi modern sekarang ini.

Mengenai design modelnya, RX-100 masih mengacu pada perpaduan antara motor klasik versi Eropa dengan modern Jepang era 70’an. Dalam urusan design klasik, hal ini bisa dilihat dari penggunaan rangka twin cradle frame layaknya motor-motor buatan Inggris semisal BSA Gold Star 650cc, maupun Triump Bonnevile T120 650cc. Sedangkan kesan modern langsung terpancar jika kita memperhatikan bagian garpu depan yang menggunakan model teleskopik. Suatu rancangan menarik dari insinyur Yamaha Jepang bukan?

Lantas bagaimana dengan urusan dapur pacu?. Dikarena uforia keganasan mesin 2 langkah yang waktu itu juga baru ter explore secara luar biasa dalam gelaran Moto Gp era 70’an, serta suksesnya penjualan produk Yamaha Global yakni RD-350, maka generasi mesin 2 tak juga diturunkan pada RX-100 ini. Walaupun dengan penyesuaian sana-sini akhirnya terciptalah sosok motor cruiser yang sanggup untuk diajak rolling thunder.

Kembali keurusan dapur pacu, seperti yang saya bilang barusan, RX-100 menggendong mesin 2 langkah berkubikasi 97cc dengan pendingin udara (bore x stroke = 52mm x 45.6mm). Dengan power yang dihasilkan 11ps @ 7.500rpm, sangatlah menarik jika menjelajah jalanan negeri ini menggunakan motor 2 tak tempo dulu. Sebagai pelengkap, RX-100 juga telah diaplikasikan 4 percepatan dengan kopling manual, dan sebagai pemasok bahan bakar keruang bakar, karburator berukuran VM20 dijadikan andalan untuk mengolahnya.

Memang, jika dibandingkan dengan sesama motor legenda yang sama-sama pernah populer di tahun 70’an macam Honda CB-100/125 yang berjaya lewat generasi 4 langkahnya, ataupun Suzuki GP100. Yamaha RX-100 nampak timbul tenggelam pesonanya, tapi setelah melewati beberapa fase transformasi teknologi, maka ditahun 1983 lahirlah sosok generasi RX yang hingga kini pamornya mampu bertengger dalam daftar motor paling legendaris sepanjang masa, dan mungkin anda semua sudah tahu motor apakah itu? yup! tak lain dan tak bukan Yamaha RX-King 135 namanya. Sebagai kisah predesor yang patut dikenang, RX-100 patut kita hormati sebagai biang dari generasi RX di jalanan Indonesia.

Demikian dari saya,

Salam.

********************************************************************

Hmmm…pesona motor 2 tak dari generasi Yamaha RX memang tidak bisa dipungkiri oleh kaum penikmatnya. Sama seperti halnya, si mbak yang cantik ini juga benar-benar tidak bisa dipungkiri kemolekannya oleh kaum batangan semuanya😀.