Drive Angry 3D (2011)

Posted on 20 May 2011

18


Mumpung film ini masih anget dari hasil download kemarin lusa, tidak ada salahnya hari saya review versi Dnugros. Emang film apaan sih? judulnya Drive Angry, dengan dibintangi oleh Nicholas Cage. Yak! film dengan kemasan 3D yang saya nikmati tanpa fasilitas 3D dikarenakan memang LCD monitor 15″ saya tidak ada fasilitas tersebut, but is ok lah. Lupakan tentang efek 3D yang disisipkan dalam film ini, karena tanpa embel-embel tersebut toh saya juga benar-benar menikmati film ‘tanpa otak’ ini. ‘Tanpa otak’, yeah tidak terlalu berlebihan koq jika saya melabeli Drive Angry dengan kategori tersebut, karena memang film yang dibesut oleh Patrick Lussier (My Bloodie Valentine – 3D) tersebut sangat ringan untuk dinikmati.

John Milton (Nicholas Cage) seorang ayah bad ass yang kabur dari neraka untuk menyelamatkan seorang bayi di bumi, bayi dari anak perempuannya yang telah meninggal akibat membelot dari sekte setan yang dianutnya. Diceritakan, bayi itu sekarang berada ditangan Jonah King (Billy Burke), seorang pemimpin aliran sesat yang akan mengorbankan seorang bayi di malam bulan purnama guna memanggil Lucifer datang ke bumi. Bertarung dengan waktu, Milton harus berusaha menyelamatkan cucunya tersebut dari tangan Jonah agar hal-hal mengerikan akibat ulat sekte yang dipimpinnya menjadi-jadi. Tidak tinggal diam, mengetahui dirinya diburu Milton, Jonah mengerahkan segenap anak buahnya untuk menggagalkan aksi seterunya tersebut.

Selain mendapat perlawanan dari anak Jonah, Milton juga dibuat repot oleh seorang penjaga Neraka yang kerap menyebut dirinya ‘akuntan’ (William Ficther). Sang akuntan menginginkan agar Milton kembali ketempat asalnya yaitu neraka. Diburu oleh waktu sebelum bulan purnama dan berbagai permasalahan yang datang menghadang baik dari Jonah CS maupun akuntan, karena kehendak takdir ia mendapat bantuan dari seorang ‘sidekick’ sexy bernama Pipper (Amber Heard). Lantas bagaimanakah aksi Milton dengan Pipper dalam merebut kembali bayi yang akan ditumbalkan sebagai pengundang Lucifer tersebut? Tonton saja sendiri filmnya😀.

Dibaca dari sinopsis diatas, sebagai penikmat film awampun pasti tahu, jalan cerita dari Angry Drive memang betul-betul cheesy bahkan bisa dibilang tidak masuk akal. Tapi inilah dunia film, semuanya memang tidak masuk akal bukan?. Apalagi dengan format film yang dibuat agak blurie dengan mode gambar terkesan kontras, kesan old skool langsung terpancang sempurna layaknya sinema grindhouse tempo dulu. Dipertajam dengan bumbu-bumu special effect yang memang sengaja dibuat ala kadarnya layaknya film murahan ultra low budget, sudah menjadi jaminan kepuasan bagi para movie freak untuk menemukan satu paket film action ala grindhouse dengan tingkat kekerasan disetel terlalu over.

Ya, level kekerasan difilm ini bisa dikategorikan lumayan overdose. Mulai dari anggota tubuh terkoyak akibat luka tembak ataupun bagian tubuh yang lepas dari tempatnya karena serangan benda tajam, merupakan sisipan gurih bagi penikmat adegan sejenis…dan ehemmm, sayapun benar-benar menikmati scene-scene tersebut. Masuk ke taste sinema grindhouse pastilah tidak akan nikmat jika tidak dibumbui dengan adegan wanita bugil ataupun sex scene yang terkesan overrated. Maka di Drive Angry ini sajian tersebut saya jamin akan memuaskan indera penglihatan anda, dan lagi-lagi…ehemmm, sayapun juga menikmati momen-momen seperti itu ditiap scenenya.

Lantas bagaimana dengan urusan akting para pemainnya?. Nicolas Cage bisa dikatakan berlakon datar-datar saja, entah apa mungkin karena saya sering terlalu melihat wajahnya akhir-akhir ini dibeberapa judul film seperti Season Of The Witch, The Sorcerer’s Apprentice, maupun cameo di Kick Ass, hingga tidak bisa membedakan kualitas aktingnya dengan beberapa film terbaiknya beberapa waktu silam. Terus mengenai si sexy Amber Heard yang namanya pernah menghiasi judul film seperti Never Back Down atau Zombieland, bisa dikatakan sebagai magnet dari film ini. Dengan gaya urakan serta mulut penuh sumpah serapah, dia bisa menghadirkan kesan bitchie di film ini. Dan yang terakhir yang tidak kalah menarik perhatian adalah William Fichter, sosok akuntan dari neraka yang bertugas membawa Milton kembali keasalnya, dia tampil dengan peran eksentrik namun kejam.

Last, bagi penikmat film aksi dengan bumbu adegan gore maupun sex yang terpampang ekplisit namun dibalut beberapa dark comedy, Drive Angry bisa dijadikan alternatif hiburang menghabiskan weekend dirumah.

Demikian dari saya,

Salam.

Posted in: Resensi Film