Paris by Night Of The Living Dead (2009).

Posted on 3 June 2011

12


Segala film yang bertemakan ‘Zombie’ adalah hal yang sangat menarik bagi saya, kenapa? karena disamping mental kita diadu untuk melihat adegan gore cabik mencabik daging antara si mayat hidup dengan manusia yang masih ‘steril’, kita juga disuguhi sentilan kritik sosial nan apik, sebagai contoh dalam film Dawn Of The Dead (1978) nya Romero atau 21 Days Later (2002) nya Danny Boyle.

Bicara soal Zombie, pasti tiap tahun si mayat hidup ini mempunyai kemampuan diatas standarasi pakem zombie yang telah ada. Kalau ada yang belum tahu apa itu pakem style dari Zombie adalah: pertama dia tidak bisa bicara bahasa manusia hidup, kecuali mengeram seperti orang ‘ngelindur’, kedua adalah zombie tidak bisa berlari cepat, dan ketiga adalah zombie benar-benar tidak punya otak karena memang dia sudah mati…he..he..he… Nah! diawal kesuksesan era film Zombie yang diprakarsai oleh Georges A Romero lewat filmnya Night Of The Living Death (1968), style klasik dari zombie tersebut banyak yang mengekor. Tercatat banyak film maker dari Italia yang mengikuti kesuksesan gaya Romero dalam menghidupkan zombie nya dengan cara yang itu-itu saja. Hingga akhirnya pakem zombie berjalan lambat, hanya bisa mengeram, dan tidak bisa melakukan kegiatan lain selain mencari mangsa berupa daging segar dari manusia ‘steril’, bertahan sampai memasuki era 90’an. Karena ditahun-tahun berikutnya para zombie ini sudah banyak berevolusi, mencoba melakukan improvisasi seperti bercinta (Braindead – Peter Jackson), menari striptis (Zombie Strippers! – Jay Lee), menembak (Land Of The Dead – Georges A Romero), hingga berlari (21 Days Later – Danny Boyle).

Saking hebatnya kemajuan intelejen zombie di era millenium sekarang ini, si mayat hidup tersebut untuk mencari mangsa tidak hanya sekedar berlari, melainkan menunggangi sepeda motor. Bahkan tidak tanggung-tanggung, motor yang ditungganginya adalah tipe sport yakni Buell buatan Amerika. Keren bukan? Hanya difilm pendek Paris By Night Of The Living Dead lah anda akan bisa menemui zombie gokil tersebut naik sepeda motor.

Ya! hari ini saya ingin sedikit mengupas kisah si mayat hidup garapan sineas Prancis, Gregory Morin dalam film pendeknya yang berjudul Paris By Night Of The Living Dead (2009). Walaupun hanya berdurasi kurang lebih 15 menitan, tapi jangan anggap remeh spesial effect serta gore fiesta seperti yang ada dalam-dalam film-film bertema sejenis yang mempunyai durasi tayang normal. Kalau anda menginginkan melihat kepala pecah dengan otak berserakan itu sih ada di film ini, kalau anda ingin tampilan usus terburai karena berondongan peluru itu juga ada di film ini, dan jika mau menyaksikan banyak potongan anggota tubuh yang terlepas dari posisi semula itupun juga komplit tersedia disini, keren bukan?

Film ini mulanya bercerita tentang sepasang kekasih yang selamat dari ‘outbreak’ wabah zombie di kota Paris Perancis tengah mengadakan acara pernikahan. Tapi tanpa diduga sekelompok zombie mengacau dan membubarkan acara tersebut. Maka tanpa ba-bi-bu lagi kedua calon mempelai tersebut melakukan kick-ass terhadap para begundal mayat hidup yang mengacaukan pesta seremonial mereka. Tapi sayang ditengah upaya survive dari keganasan para zombie, sang mempelai pria terkena gigitan. Tentu saja hal ini membuat sedih sang calon istri, diantara upaya bertahan hidup dari kejaran zombie si calon suami dengan masih adanya rasa cinta yang terkekang karena perbedaan status yakni manusia ‘steril’ dengan mayat berjalan, akhirnya membuat pikiran sadar si jagoan cewek aka zombie slayer ini memutuskan untuk menghabisi kekasihnya. Tapi sayang disaat usaha membunuh sang kekasih dianggap telah berhasil, ternyata hal diluar dugaan malah terjadi. Kepala zombie kekasihnya telah terlebih dulu menggigit jagoan kita ini. Seperti akhir cerita cinta film-film mellow drama dari Prancis, kedua pasangan ini hidup menyatu menjadi sama-sama mayat hidup.

Digarap dengan efek gory yang lumayan bagus untuk ukuran film pendek, serta adegan stunt rider yang mempesona kaum bikers, serta tema dark comedy yang menyelimutinya. Paris By Night Of The Living Dead layak untuk anda saksikan. Memang tidak akan mudah mendapatkan film ini, karena memang tidak dijual bebas, film ini hanya diedarkan secara terbatas melalui pendistribusian tertentu oleh production house nya. Tapi jangan khawatir jika anda tertaring dengan film-film bertema zombie silahkan download via internet atau saksikan via Youtube, dijamin anda puas.

Demikian dari saya,

Salam.

Posted in: Resensi Film