Fast Five: Rio Heist (2011).

Posted on 26 August 2011

15


Setelah sukses ngedirect 2 pilem franchise Fast Furious (The Fast & The Furious: Tokyo Drift dan Fast Furious), kini Justin Lin kembali melanjutkan arahannya buat mengudak aksi seru trio Dom (Vin Disiel), Bran (Paul Walker), dan Mia (Jordana Brewster) dikota Rio De Jeniro, Brazil.

Setelah sukses dengan pelariannya nyang dibantu Brian dan Mia, Dom kini mendapat ‘job’ meng hi-jack mobil-mobil eksotis sitaan DEA dari teman lamanya Vince (Matt Schulze). Berhubung ada keanehan pada job nyang diambilnya ini membangkitkan rasa ingin tahu Dom CS tentang ada apa dibalik mobil-mobil tersebut, maka dengan tindakan nekat mereka bertiga mencari tahu isi dibalik misteri mobil sitaan badan anti narkotik Amerika tersebut. Ternyata setelah diobrak-abrik, pada mobil tersebut terdapat ‘chips’ milik gembong penjual narkoba nyang berisi rekaman segala bukti transaksi dikota Rio De Jeniro.

Sudah dapat tertebak, kini Dom CS menjadi buruan dari sipimilik chips yakni Hernan Reyes karena dianggap telah mencuri informasi darinya. Tidak hanya Reyes aja nyang memburu, agen federal Luke Hobb (Dwayne ‘The Rock’ Johnson) beserta timnya juga turut menguntit mereka karena dianggap sebagai buronan internasional FBI dan pengin menjembloskan kembali kebalik penjara.

Berkejaran dengan waktu dan main kucing-kucingan dari para pemburu, akhirnya Dom berinisiatip mengumpul beberapa mantan crew lamanya untuk melakukan sebuah aksi ‘pembebasan seumur hidup’, yakni merompok uang dari kotak brankas milik Reyes kemudian menghilang dari kejaran FBI. Lantas bagemanakan hasil akhir dari aksi terakhir Dom CS tersebut? yeah nikmatin aja pilemnya ya!

Pertama-tama penilaian saya akan pilem ke lima dari serial Fast & Furious adalah lebih baik dari para pendahulunya, ya dibanding versi terdahulu Fast Five bener-bener berhasil memompa adrenalin pemirsanya. Dari awal pembuka kita sudah disuguhi adegan bis jungkir balik, kemudian aksi hi-jack mobil eksotis diatas kereta, hingga terakhir aksi chasing car dijalan kota Rio De Jeniro…itu semua bener-bener keren bagi kaum penikmat pilem action, seperti saya tentunya. Tidak perlu otak…iya tidak perlu otak untuk melahap Fast Five, jalan cerita mengalir lancar dengan tempo merangkak naek khas pilem-pilem aksi Hollywood merupakan hiburan tersendiri bagi moviegoers nyang tengah membutuhkan hiburan level akut. Tidak pake basa-basi bagi Justin Lin buat mengumbar semua aksi tentang bagemana ngehancurin mobil kelas wahid dengan baik serta penuh kebrutalan, jeblosin aja ke beton pembatas jalan, luncurin aja dari atas kereta, jatuhkan aja ke jurang sungi nyang cukup tinggi, ato gebukin aja sampe penyok pake kotak besi berukuran satu kamar kos 3×3 meter.

Mengenai segi cerita, menurut saya Fast Five udah meninggalkan pakem pendahulunya. Kalo ditiap seri Fast & Furious selalu diwarnai adu kebut 401 meter ato ngedrift ditengah kota ala game Need For Speed: Most Wanted, maka kali ini diseri terbarunya lebih dititik beratkan ke tema ‘heist’…walopun dibanding Heat-nya Al Pacino ato Town-nya Ben Affleck masih lebih inferior sih. Pembaharuan ini memang perlu kalo nggak akan terjadi ‘floop’ karena kesan itu lagi-itu lagi terlanjur menempel diotak moviegoers, walopun kurang matang akan tema tersebut disana-sini tapi masih bisa dimaafkan oleh porsi actionnya, toh memang pilem ini ditujukan untuk skala aksi bukan thriller jadi udah termasuk ketahap layak saji lah

Dan satu hal nyang saya tunggu disini selain aksi chasing car adalah bertemunya dua orang aktor berotot Hollywood saat ini untuk adu jotos. Yak! The Rock dan Vin Diesel adalah sajian pelengkap nyang walopun kurang tergali secara eksodus tapi masih bisa diterima sebagai unsur penambah ke-machoan pilem ini. Last my virdict…walopun udah berumur 1 dekade, franchise Fast Furious nyang terakhir ini emang wokei untuk dijadikan melepas penat, jika situ nyari sajian penuh gebuk, penuh aksi dengan jalan cerita ‘corny’ ala pilem summer khas Hollywood…so jangan lewat Fast Five, saya jamin situ akan terpuaskan dengannya apalagi ketika muka lama para pemain diseri pendahulunya muncul…wuihhh bagekan pilem reuni deh, mantab!.

Demikian dari saya,

Salam.

Posted in: Resensi Film