The Story Of Legend, Kawasaki Serpico 150 (1).

Posted on 24 September 2011

29


Kali ini saya mo mbahas tentang motor 2 tak eksotis kebanggaan para speed freakers dinegeri Gajah Putih sono, bahkan kalo boleh disurvei, dinegri ini pun pasti banyak yang suka akan motor tersebut, tapi sayang seribu sayang motor yang saya maksud ndak bakalan ada yang njual bebas walopun itu lewat Importir Umum sekalian, padahal yang ngecerin part ketengannya ada lho…coba cek di FJB sebelah!. Lantas motor apakah tersebut? Tidak lain dan tidak bukan adalah Kawasaki Serpico.

Sebelumnya akan saya kasih pengertian pada sodara-sodara sekalian, berhubung artikel ini nanti akan panjang dan mbuat situ nyang baca jadi males, maka dengan berbaek hati pembahasan Kawasaki Serpico akan saya split menjadi beberapa artikel yang (mungkin) akan terbit minggu depan.

Dinegeri asalnya sana, Thailand. Serpico terlahir menjadi 4 varian yaitu: Serpico (biasa), Serpico SS, Serpico SE, dan yang terakhir adalah Serpico SST sebage produk pamungkas. Maka untuk itu, sebage artikel pembuka maka kali ini saya akan bahas tentang Kawasaki Serpico yang terlahir pertama kali tahun 93 lampau.

Sebagai produk pendobrak selera pasar dari pabrikan Kawasaki, motor ini termasuk berbeda dengan saudara-saudara mudanya nanti. Kira-kira apakah perbedaannya tersebut? secara kasat mata sih disektor baju alias fairing, dimana diseri-seri selanjutnya produk Serpico akan menerapkan full fairing maka diedisi perdana tidak. Pengaplikasian half fairing merupakan ciri tersendiri akan Serpico keluaran awal dibanding dengan produk lanjutannya nanti. Jika diamati secara design memang masih kental aura motor sport 80’an akhir, dimana hal itu bisa diliat dari pengambilan sudut ato lekuk bodywork yang tumpul tidak bersudut tajam beda tipis dengan mode 90’an, tapi ciri khas motor sport batangan era 80’an akhir dengan 90’an keliatane nggak beda jauh ya? Cuman satu hal yang nanti sampe keproduk pamungkas menjadi ciri utama akan Serpico ini adalah model bentuk dari sasis twin sparnya, dimana lekukannya dibuat agak patah tidak lurus macam kepunyaan produk sedarahnya, macam KR 150, KRR 150, atopun Vector 150 series.

Lantas bagemana dengan spesifikasi mesinnya? motor ini seperti yang sodara-sodara tahu, macam produk Ninja 150 seriesnya KMI (Kawasaki Motor Indonesia), Serpico menganut teknologi 2 langkah dengan SUPER KIPS (Kawasaki Integrated Power valve System) sebage andalannya, berkapasitas silider 148cc (bore x stroke = 59,0 x 54,4 mm) serta berpendingin mesin cair. Tapi soal performa jangan samakan produk motor batangan negeri Siam dengan negeri kita, tercatat kompresi yang disandang 6,9 : 1, mampu membuat motor tersebut menyemburkan tenaga murni sebesar 38 ps @ 10.500 rpm…wow!.

Tenaga besar yang dimuntahkan tentu juga memerlukan suplai pengabutan bahan bakar keruang bakar nan mumpuni, maka karburator ukuran XL yakni Keihin PWL 26 MM terlihat nemplok sempurna dimesin. Disertai 6 percepatan khas motor batangan tulen dengan mengenakan kaki-kaki khas motor sport jadul yakni pemakaian ban ukuran ganjil depan belakang, 17″-90/90 untuk depan dan belakang 18″-100/80, ternyata mampu menyihir kaum penikmat kecepatan untuk meminangnya.

Tapi sayang, disaat masih berumur terlalu muda, motor ini pada tahun berikutnya harus menerima revisi disektor baju ato kalo kata orang sini mengalami facelift. Maka ditahun 94 lahirlah penerus dari Serpico edisi awal yang berjuluk Serpico 150 SS, bagemana tampang dan pembahasan selanjutnya? tunggu aja minggu depan ya…

Demikian dari saya,

Salam.

(Bersambung)

*******************************************************

Karena dibonceng motor sport kayak Serpico 150 pasti bikin boyok pegel, maka ndak ada salahnya kalo si mbak yang cantik ini istirahat bentar sambil tiduran😀.