Mengenang Yamaha Nouvo 115 (1)

Posted on 5 October 2011

22


Bisa dibilang mator matik ini merupakan varian ‘penelan helm’ pertama kali di Endonesia, bukan hanya predikat tersebut yang ia sandang, bentuknya yang bonsor adalah inspirator bagi pabrikan rival untuk menelurkan produk yang sejenis beberapa tahun kemudian. Yamaha Nouvo, merupakan salah satu produk pendobrak dikasta skubek (skuter bebek) yang waktu itu masih terasa asing bagi mindset enthusiast roda dua dinegeri ini, tapi berkat ‘tangan dingin’ dari team marketing ATPM Yamaha Indonesia atau juga disebut YMKI (Yamaha Motor Kencana Indonesia) pada waktu itu, perlahan tapi pasti produk tersebut dapat terserap oleh pasar, walopun masih kecil prosentasenya.

Jika situ merupakan penggemar matik, pasti akan setuju dengan saya untuk bilang bahwa motor ini terlahir melebihi waktunya. Coba perhatikan para rival-rivalnya kala itu, disaat produsen matik yang mendapat acungan jempol dari fanatikannya yakni Kymco masih bermain dengan matik imutnya, Nouvo mencoba hadir dengan kesan elegan bak motor bebek yang bisa situ lihat dari dimensinya. Dan ada lagi, jika pabrikan sesama ‘the big four’ cap Jepang masih berkutat dengan produk bebeknya berfitur itu-itu saja, Nouvo malah merengsek buat menawarkan sesuatu yang lebih kepada publik, misal ”ini lho matik rasa bebek dengan bagasi ekstra luas dibanding punya bebek sekalipun dan kalo situ mo jalan ndak usah capek-capek oper gigi, dengan Nouvo tinggal betot gas langsung ngacir”.

Yamaha Nouvo 115-Gen1 (2002-2004).

Pertama kali kehadiran Yamaha Nouvo ke negeri ini kalau tidak salah pada kisaran tahun 2002, dengan sistem mendatangkan langsung dari Thailand. Adapun ciri dari Nouvo generasi pertama ada pada modelnya yang masih menggembung dengan lampu utama serta sein tertanam dibagian dada (tebeng depan), kalau kata anak club tipe ini sering dipanggil Nouvo Lele karena (mungkin) bentuk dari bagian haluan sepintas menyerupai kepala ikan lele. Sedangkan ciri kedua ada pada grafis, pada generasi pertama tidak mengandalkan perpaduan warna alias masih single tone dengan aksen pemanis berupa emblem tulisan Nouvo yang terbuat dari plastik krom dibagian samping kanan kiri bodi motor.

Lantas memasuki tahun 2004 Yamaha Nouvo mengalami minor facelift berupa permainan striping dan sudah menerapkan dual tone pada pewarnaan bodynya. Ciri khas pada versi generasi pertama sudah hilang pada generasi kedua ini, misal emblem krom tulisan Nuovo sudah dilengserkan diganti dengan pemakaian stiker layaknya motor-motor bebek kebanyakan saat ini. Dan masih kata anak klub akan motor ini, Nouvo generasi kedua terkenal dengan nama panggilan Sporty Classic, entah kenapa dipanggil seperti itu? tapi yang saya tahu tipe ini hanya beredar 1 tahun saja, karena setelah itu digeser kehadirannya dengan sang adik yakni Nouvo Z.

Yamaha Nouvo Sporty 115-Gen 2 (2004).

Untuk spesifikasi akan Nouvo ini sendiri silahkan ditengok pada tabel dibawah…

Type / Engine designation AT115 / 5LW1
Overall length x width x height
Seat height
Wheelbase
Minimum ground clearance
Dry weight / Curb weight
1,935mm x 675mm x 1,070mm
755mm
1,280mm
135mm
96kg / 101kg
Fuel consumption(paved flat road) —-
Engine type
Cylinder arrangement
Displacement
Bore x Stroke
Compression ratio
Air-cooled, 4-stroke, SOHC, 2-valve
Single cylinder
113.7cc
50mm x 57.9mm
8.8:1
Maximum power
Maximum torque
6.54kW (8.9 PS)/8,000rpm
8.63N-m (0.88kgf-m)/7,000rpm
Starting system
Lubrication
Engine oil capacity
Fuel tank capacity
Carburetion
Ignition system
Electric & Kick
Wet sump
0.8liter
4.9liter
BS25 x 1
DC-CDI
Primary / Secondary reduction ratios
Clutch type
Transmission type
Gear ratios
Frame type
Caster / Trail
Tire size(Front / Rear)
Brake type(Front / Rear)
Suspension type(Front / Rear)
Headlight
3.133 / 3.583
Dry, centrifugal
Stepless, V-belt
2.369 ~ 0.820
Steel tube, Underbone
25°/112mm
70/90-16 / 80/90-16
Hydraulic, Single disc / Drum
Telescopic / Unit swing
12V 25W / 25W x 2

Demikian dari saya,

Salam.

(Bersambung)

****************************************************

Memang motor matik seperti ini pasnya kalo dipake mbak-mbak cantik macam dibawah, soale kesan feminim langsung kentara begitu menyemplaknya😀.