God in my mind (lagi-lagi artikel sesat).

Posted on 19 October 2011

25


Warning: Sebelumnya saya bilang! jangan pernah baca artikel ini kalo situ lagi banyak masalah apalagi kerjaan karena 100% ini artikel sampah!.

Jujur! Suer! Sumprit! saya tergelitik dengan komen salah satu sedulur saya yang asli Solo tapi terdampar di Jambi, sekarang. Untuk lebih afdolnya silahkan baca komen bro Hourex150L dibawah…

Komen diatas merupakan jawaban atas artikel sesat yang saya buat beberapa waktu kemarin, bahkan saking sesatnya banyak homo sapiens yang tedampar di Blog ini mengkhawatirkan kesehatan rohani saya, padahal saya itu cukup sehat untuk melakukan olah raga pinggul tiap malam lho!.

Dan berkat komen bro Hourex150L diatas, lha kok tiba-tiba pikiran sesat saya lagi-lagi kembali terguncang untuk mbuat artikel yang masih sejalur dengan jawaban diatas. Jadi gini, kalo Hourex150L sudah menyebutkan Tuhan itu banyak, saya juga amat sangat setuju, kenapa? karena…sebagai contoh di Endonesia saja ni ya, masyarakat kita tuh sering melakukan ‘komunikasi’ dengan Tuhannya dengan banyak cara. Kalo ndak percaya silahkan lihat sendiri dilingkungan sekitar. Apakah situ bingung? kalo benar bingung biar saya jabarkan Tuhan-Tuhan nya masyarakat yang mendekam di Republik Endonesia ini menurut bayangan saya…jadi kalo situ ndak setuju ya #abaikan saja#.

Kita mulai dari yang pertama aja yah, tentunya dari yang paling banyak diikuti…

– A(w)llah = Nah, ini merupakan Tuhan yang paling banyak disembah oleh masyarakat sini. Konon katanya Beliau ini gampang murka, suka memasukan manusia yang berdosa ke api neraka terutama golongan Kafir dan sekutu Yahudi, sudah gitu suka melaknat dan hobi memberi azab bagi pemeluknya yang murtad dan tidak menjalankan perintahNya. Cara berkomunikasi umatNya pun tergolong unik, dengan meneriakan ‘ayat-ayat gurun’ menggunakan pengeras suara yang mbikin orang satu RT mampu mendengernya.

– Allah Bapa di Surga = Nyebut-nyebut Tuhan yang satu ini, entah kenapa saya langsung kepikiran dengan novel paling kontroversial dimasanya yakni The Da Vinci Code atopun film The Passion Of The Christ. Tuhan yang (bisa) lahir dari seorang perawan, mati, kemudian (anehnya) bangkit lagi. Kalo ngomong cara berkomunikasi umatnya pun tidak kalah unik dengan yang barusan, lha wong pertamanya nyanyi lonjak-lonjak dengan riang gembira habis itu tiba-tiba aja nangis beramai-ramai.

– Sang Hyang Widhi = Hal yang ada dibenak saya waktu kecil mendengar sosok yang satu ini, ihhh serem! bagaimana tidak? dengan memiliki 4 tangan dengan tatapan mata tajam, bersarung motif kotak-kotak warna hitam putih, dan diberi sesajen tiap harinya adalah penampakan yang sering terliat dirumah bu dhe saya waktu itu.

– Budha = Entah kenapa kok saya sering melihat nya difilm-film Kungfu terutama dengan background Shaolin. Sering duduk bersila dibawah pohon Bodi, tapi katanya Budha itu ndak bukan Tuhan ya?

– Dewa/Dewi = Dewi Kwan Im ato Dewa Tai Shang Lao contohnya, kalo ndak salah ini levelnya setara dengan Tuhan yang Maha itu. Dan setahu saya banyak disembah dengan diberi dupa gitu oleh kaum keturunan Tiong Hoa.

– Gusti Alah = Lha kalo ini Tuhannya orang susah yang tinggal di Jawa, ndak percaya? misal ni kalo ada orang diburu kebutuhan hidup tapi ndak punya uang, pasti bilangnya, “Duhhhh! Gusti paringono rejeki…

– Sang Pangeran = Ndak usah panjang lebar, kalo ini pasti Tuhannya orang yang suka nyimpen keris ato tombak tumpul yang udah karaten ndak karuan gitu modelnya. Dan cara berkomunikasi umatnya pun terbilang super unik lho, dengan bertapa dipinggir sungai yang (katanya) wingit, misalnya.

– Oloh = Setahu saya, ini Tuhannya masyarakat gaul yang ndak mau dibilang ketinggalan jaman, sukanya ndugem ato pergi ke tempat super gawul gitu lah. Ndak percaya? coba kalo situ ketemu ma manusia gaul macam ini pasti nyebut Tuhannya dengan caragini, “Yo Oloh, keren bener cowok itu…

– God = Sudah jelas ini Tuhannya kaum bule, wong barat, bangsa kafir, yang katanya keturunan syeton. Banyak dianut oleh ekpatriat yang nguli disini karena susahnya nyari kerjaan dinegaranya sendiri.

Itulah sedikit macam-macam Tuhan yang ada dibenak saya atas pemikiran komennya mas Hourex150L, kalo ada yang meleset dan tidak sesuai dengan pemahaman situ ya #abaikan saja# (ikut-ikutan mas Mul, ahh) .

Demikian dari saya,

Salam.

Posted in: Petuah & Opini