Kawasaki Leo SRX 120, produk spesial yang hadir diwaktu yang salah.

Posted on 7 November 2011

17


Seperti yang sudah saya cuilkan diartikel terbitan beberapa waktu silam, bahwa pabrikan Kawasaki Thailand pada waktu itu tengah gemar melakukan join racikan dengan produsen part racing PDK beserta penghasil knalpot kompetisi Tsukigi yang kedua-duanya juga berasal dari Jepang untuk menghasilkan motor-motor eksotis seperti salah satunya Kawasai Leo SRX 120 yang akan kita sedikit kupas kali ini.

Untuk ukuran produk masal dengan opsional part kompetisi yang tidak diragukan lagi kualitasnya dalam mendongkrak popularitas maupun performa sang motor, Kawasaki Leo SRX tercatat malah terseok-seok dalam penjualan dinegara asalnya, Thailand. Mungkin hal ini dikarenakan harga jual produk yang dinilai terlampau over price pada masanya yakni kisaran tahun 1997/98, mengingat waktu itu kondisi ekonomi dinegera berkembang Asia Tenggara tengah terguncang krisis moneter hebat. Jadi tidak dipungkiri hal tersebut juga memberi pengaruh secara langsung akan eksistensi Leo SRX dipasar roda dua domestik negeri Gajah Putih sana. Tapi untuk ukuran sebuah produk special berkarakter sporty walaupun itu hanya sebuah motor bebek, saya rasa pasti ungkapan ada harga ada rupa juga berlaku pada motor ini.

Coba tengok saja macam barang kompetisi blok silinder gold buatan PDK, stering dumper PDK guna mengurangi getaran saat motor dipacu meliuk melibas lintasan juga tidak lupa tersemat disini, ada lagi double shockbreker PDK dibagian buritan juga telah terpasang manis, terus swing-arm gold PDK special paket khusus untuk produk Leo SRX juga tidak lupa nempel manis, piranti penghenti laju motor berupa rem cakram depan belakang yang lagi-lagi bermerek PDK ternyata juga sudah tertanam sempurna ditempat masing-masing. So tentu ini sudah merupakan bukti bahwa dibalik mahalnya harga juga pasti ada sesuatu yang sangat special darinya. Dan jangan lupa, kalo piranti pelepas gas buang dari Leo SRX ini juga telah diganti dengan produk Tsukigi yang jelas kualitasnya telah mendunia.

Lantas bagaimana performa sang motor setelah beberapa part kompetisi dibenamkan dibeberapa sektor tubuhnya? tentu mengalami kenaikan, walaupun dengan spek yang tidak jauh beda dengan produk massalnya. Tercatat dari output power semula hanya 17,2 ps @ 8.500 rpm terdongkrak menjadi 22,5 ps @ 8.500 rpm, hmmm…benar-benar daya yang tidak bisa diperoleh motor-motor special edition produksi masal sejenis dijaman sekarang bukan?


Yeah! walaupun motor ini bisa dikatakan numpang lewat dimarket domestik karena keberadaan produksinya tidak begitu lama sebelum sang adik Kawasaki Leo Star hadir, tapi setidaknya bagi maniak motor berperforma gahar terutama dari pabrikan yang gemar memakai warna hijau ini sebagai trade mark, sedikit terpuaskan dengan produk yang bisa dikategorikan langka serta eksotis dikelasnya. Iya tidak?!

Demikian dari saya,

Salam.

********************************************

Karena Kawaksaki Leo SRX 120 termasuk barang tempo dulu, maka tidak ada salahnya sebagai lady paddock pemanis Blog hari ini juga bertambang tempo doeloe😀