Namanya juga anak baru gede, kayak situ ndak pernah muda aja.

Posted on 14 November 2011


Namanya juga anak baru gede, masturbasi aja masih belajar, bisa ngecrit 20 cm itu bangganya minta ampun. Begitu pula soal kendaraan, peduli amat orang mau bilang apa, walopun bebek kreditan orang tua, penginnya dimodif ultra-racy!

Tapi balik lagi ke yang namanya anak baru gede tadi, soal modif pun juga masih belajar, bisa bikin motor kenceng itu adalah kebanggaan, walo yang kenceng cuman suara knalpotnya doang. Yang penting, ultra-racy!

  • Menurut abege jaman sekarang, raungan knalpot menyiratkan tenaga mesin. Walo larinya ndak banyak beda dengan yang standar, tapi sugestinya itu lho menyenangkan.
  • Menurut abege jaman sekarang, sebage pribadi yang sebenernya kuper, dengan memodif seperti itu, rasa-rasanya udah menaekan level harga diri lagh.
  • Menurut abege jaman sekarang, modif motor seperti itu akan mempertegas kesan ultra-racy. Itulah pendapat teman-temannya yang sama-sama ndak beres.
  • Dan yang jelas menurut abege jaman sekarang, ini adalah suatu bukti. Tanpa memaenkan putaran gas sekalipun, orang-orang akan tau kalo motor kreditan yang nampak ultra-racy ituh bakal lewat. Karena suara knalpot yang memekakan telinga tersebut benar-benar jauh melesat mendahului si motor yang sebenernya masih jauh dibelakang.

Tak peduli berapa banyak orang yang dirugikan oleh ulah anak baru gede jaman sekarang, yang penting adalah rasa untuk dirinya sendiri.

Demi seperti memecahkan record time attack pada game simulator MotoGP yang kian hari kian sulit.

Demi sebuah alasan yang tidak banyak orang bisa mengerti.

Yang penting ini soal rasa, rasa untuk menjadi bagean dari abege gaul seperti kata temen-temennya yang ndak beres itu.

Demikian dari saya,

Salam.

Posted in: Petuah & Opini