Tipe golongan konsumen roda dua negeri ini menurut kapasitas otak saya yang ndak lebih besar dari upil.

Posted on 5 December 2011

59


“Busyet dah! itu judul ato awal paragraph yak?!”

***

Yang namanya konsumen kendaraan roda dua di Endonesa itu unik-unik lho, saking uniknya otak saya yang isinya cuman lendir dan gedenya ndak lebih besar dari upil situh pun sanggup nggolongin tanpa ngelakuin survey.

Mungkin situ juga tau kan keunikan dari mereka?

Untuk itu, yuk, kita bahas per golongan tipe-tipe konsumen di Endonesa ini, sapa tau juga, salah satunya adalah situ yang lagi mbaca dobosan ini.πŸ™‚

  • Golongan konsumen miskin.

Mereka ini kalo mbeli motor yang penting murah, ndak melek merek, asal ada roda, di isi bensin, bisa jalan, ya udah, ndak neko-neko.

Sebodo amat itu motor yang ngakunya produksi dalem negeri tapi dibeli belum ada setaun udah kemlotak kayak traktor dan asepnya ngalahin motor 2 tak, ya ndak pa-pa.

Maka ndak heran kalo golongan konsumen ini adalah sasaran empuk penjual MotKas keparat, penjual yang tega nipu luar dalam demi sebuah keuntungan ndak manusiawi. Istilah kata, kalok mbeli makanan, yang penting bisa dimakan. Ndak peduli itu makanan udah banyak kecampur ma bahan kimia berbahaya ato basi pun, yang penting mbikin perut kenyang. Ya udah, Beli!.

  • Golongan O.K.B ato Orang Kaya Baru.

Mereka ndak sungkan ngeluarin uang lebih demi sebuah kendaraan yang dianggapnya mampu menaikkan harga diri.

Maklumlah, dendam masa lalu ketika masih jadi golongan miskin bakal diluapkan disini, terlebih lagi faktor kepengen memperbaiki bahkan menaekkan level kredibilitas gaya hidup adalah tujuan utama.

Maka ndak heran, merk belum jadi hal utama bagi mereka. Yang penting punya fitur diatas rata-rata produk low end, peduli setan soal fungsionalitas adalah nomor sekian.

Kalok diibaratkan beli makanan, harga mahal bukan masalah walopun punya efek ndak kalah bahaya dengan makanan basi sebenernya. Tapi, asal terliat berkelas dan mahal, ya, bungkus.

  • Golongan konsumen lama kaya.

Mereka ini hampir sama dengan golongan O.K.B, mbeli kendaraan mahal bukan masalah.

Gaya hidup dan gengsi udah bukan tujuan mereka buat mengambil suatu produk, meski itu termasuk ke level high end sekalipun. Fungsionalitas, kuwalitas, maupun kredibilitas merek udah dianggap hal penting yang tidak bisa ditawar.

Mereka tidak mempermasalahkan banyaknya uang yang dikeluarkan atas suatu produk, asal itu pantas dan sesuae dengan keinginannya.

Misal disamakan orang beli makanan, golongan ini termasuk yang peduli akan kesehatan. Mereka akan selektif terhadap apa yang ditelan, melakukan checking tabel komposisi adalah hal utama. Merepotkan memang, tapi kalok udah cocok, harga mahalpun bukan masalah.

***

Nah, itulah klasifikasi golongan konsumen roda 2 dinegeri ini menurut gambaran saya. Yeah, bener-bener unik bukan mereka ini?


Demikian dari saya,

Salam.

Posted in: Petuah & Opini