Mari bertanya pada UI, UGM, atopun ITB ?

Posted on 14 March 2012

54


Sebelumnya sayah mo bilang. Artikel ini bukan merupakan propokasi ato mungkin pemicu masalah ndak berdasar. Tapi cuman sebatas pemikiran dangkal rakyat bodo negeri inih. Jadi, kalok banyak ngawurnya ya mohon dimengerti!

***

Saya, situh, semua pasti udah tau kalo UI (Unipersitas Indonesa), UGM (Unipersitas Gajah Mada), ato ITB (Intitut Teknologi Bandung) adalah beberapa contoh perguruan tinggi negeri tertua, terbesar, dan tercanggih di Endonesa.

Sebage perguruan tinggi yang menjadi tolak ukur pendidikan serta kercedasan negeri ini, tidak sedikit almamater yang dihasilken menempati posisi penting sebage pegawe pemerintahan (PNS/ BUMN), bahkan sampek ada yang menjadi penasehat presiden, penasehat mentri, atopun mentri itu sendiri.

Dengan kata laen, perguruan tinggi tersebut adalah segelintir contoh pencetak homo sapiens-homo sapiens ‘penguasa’ negeri inih.

Sampek disini situh semua setuju dengan saya?

Oke sekarang lanjut…

Kalok ngeliat kondisi dilapangan yang terjadi, kasus skandal korupsi, kolusi, maupun nepotisme banyak bermuara pada sektor Pemerintahan. Baek dipemerintahan daerah atopun pemerintah pusat, dari yang berskala kecil sampe berjamaah. Bahkan dari berita yang tersembul, sampe detik ini, Endonesa belum juga lepas dari stigma negera terkorup diwilayah Asia maupun Dunia.

Nah. Sekarang saatnya maen korelasi sambung-sambungan…

Jika dihubung-hubungkan antara paragrap pertama dengan kasus korupsi yang terjadi di sektor pemerintahan, perguruan tinggi-perguruan tinggi tersebut bisa ditanyai pertanggung jawabannya tentang alumnus yang sekarang ini duduk manis di kursi Pemerintahan. Sampe sejauh mana moralitas EQ maupun IQ sivitas akademikanya? Apa iya universitas sekelas UI, ITB, atopun UGM bisa diartikan sebage ladang pencetak bibit koruptor terbaek se Endonesa?

Sebage catatan.

Tidak semua alumni UI, UGM, maupun ITB adalah manusia seperti yang udah sayah sangka diatas. Tapi kalok ada yang ngamuk-ngamuk ndak karuan karena artikel ini, sayah jadi curiga, anda mungkin salah satu tersangka kasus korupsi yang bersikap anti korupsi sebenernya.

Demikian dari saya,

Salam.

Posted in: Petuah & Opini